Alat · Teks & Dokumen
Ubah Gambar ke Teks (OCR) Bahasa Indonesia
Ambil teks dari foto dokumen, tangkapan layar, atau PDF pindaian berbahasa Indonesia dan Inggris, lalu sunting, salin, atau unduh .txt. Berkas tidak diunggah.
Gratis, tanpa login · diproses di perangkatmu
Bagikan
Tautan alat
Pasang di situsmu
Boleh untuk blog, situs kampus, atau intranet kantor.
<iframe src="https://kelasgratis.com/alat/gambar-ke-teks?embed=1" width="100%" height="640" style="border:1px solid #e4e4e7;border-radius:12px" title="Ubah Gambar ke Teks (OCR) Bahasa Indonesia — KelasGratis" loading="lazy"></iframe>
Ubah Gambar ke Teks (OCR) Bahasa Indonesia
Alat terkait
- Pilih foto (JPG, PNG, WebP) atau PDF pindaian. Di HP, tombol pilih berkas juga bisa langsung membuka kamera.
- Pilih bahasa teks, putar gambar bila tulisannya miring 90° atau terbalik, dan nyalakan Perjelas foto untuk kertas yang kusam.
- Tekan Ubah ke teks. Pertama kali, mesin OCR dan data bahasa (±4–7 MB) diunduh dari kelasgratis.com lalu disimpan di peramban.
- Periksa kata bertanda kuning, perbaiki di kotak teks, lalu salin atau unduh sebagai .txt.
Teks hasil OCR biasanya ditempel ke Word; kelas ini mengajarkan gaya judul dan paragraf supaya tempelan itu rapi kembali. Buka kelas Dokumen Rapi dengan Microsoft Word — gratis sampai selesai, latihannya dinilai otomatis.
OCR (optical character recognition) di sini memakai Tesseract 5 versi WebAssembly (tesseract.js 7) dengan model LSTM tessdata_fast untuk bahasa Indonesia dan Inggris. Mesin, worker, dan data bahasanya dihosting di kelasgratis.com, diunduh sekali, lalu disimpan di cache peramban. Gambar dan teksmu dibaca di perangkat ini dan tidak dikirim ke server mana pun, termasuk CDN pihak ketiga.
Sebelum dibaca, ukuran gambar diatur. Dokumentasi Tesseract menyarankan gambar setara pindaian minimal 300 dpi, jadi tangkapan layar atau foto kecil diperbesar sampai sisi panjang 1.600 piksel (paling banyak 2,5 kali). Foto kamera yang besar diperkecil ke sisi panjang 4.000 piksel dan paling banyak 12 megapiksel supaya memori HP cukup. PDF pindaian dirender per halaman dengan pdf.js pada 300 dpi, paling banyak 20 halaman sekali baca.
Putar meluruskan gambar per 90°, karena halaman yang miring atau terbalik membuat Tesseract gagal memisahkan baris. Perjelas foto mengubah gambar menjadi abu-abu lalu meregangkan kontras: 1% piksel tergelap menjadi hitam dan 1% teterang menjadi putih. Tesseract sendiri tetap membuat gambar hitam-putih dengan metode Otsu, jadi Perjelas membantu kertas kusam atau foto yang agak gelap, tetapi tidak menghapus bayangan tebal.
Keyakinan adalah angka 0–100 yang dilaporkan Tesseract. Angka per halaman adalah keyakinan rata-rata teks halaman itu, dan kata di bawah 60% ditandai kuning untuk dicek. Keyakinan tinggi bukan jaminan benar: angka 0 dan huruf O, atau angka 1 dan huruf l, kadang tertukar meski mesinnya yakin.
Contoh: Mengambil teks surat edaran dari foto HP
- Foto surat edaran A4 dari atas, tegak lurus, di dekat jendela supaya cahayanya merata, lalu pilih fotonya. Pratinjau menunjukkan tulisan sudah tegak, jadi Putar dibiarkan 0°.
- Pilih bahasa Indonesia dan tekan Ubah ke teks. Kunjungan pertama mengunduh mesin OCR dan data bahasa; berikutnya langsung membaca.
- Buka Tandai kata meragukan. Nomor surat dan tanggal yang ditandai kuning dicocokkan dengan kertas aslinya, misalnya huruf I yang terbaca sebagai angka 1.
- Perbaiki di tab Teks, salin, lalu tempel ke Word. Bila baris terputus-putus, rapikan dulu dengan Pembersih teks.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memotret dokumen dari sudut miring atau dengan bayangan HP jatuh di kertas: baris jadi melengkung dan huruf di bagian gelap hilang. Foto tegak lurus dari atas di tempat yang terang merata.
- Memilih bahasa yang tidak sesuai isi dokumen: kamus bahasa membantu Tesseract menebak huruf yang samar, jadi bahasa yang salah menambah salah baca. Pakai Keduanya untuk dokumen campuran.
- Menempel hasil OCR ke dokumen resmi tanpa mencocokkan angka: nomor surat, NIK, nominal, dan tanggal paling berbahaya bila keliru satu digit. Cocokkan dengan dokumen aslinya.
- Menjalankan OCR pada PDF yang dibuat dari Word: teksnya sudah ada di dalam berkas, dan menyalinnya langsung dari pembaca PDF lebih akurat.
Apakah foto atau PDF saya diunggah ke server?
Tidak. Berkas dibaca di peramban ini. Yang diunduh dari kelasgratis.com hanya mesin OCR (±4 MB) dan data bahasa (Indonesia ±0,6 MB, Inggris ±2 MB), lalu disimpan di penyimpanan peramban supaya kunjungan berikutnya tidak mengunduh ulang. Tidak ada permintaan ke CDN pihak ketiga.
Bisakah membaca tulisan tangan?
Hasilnya umumnya buruk. Model tessdata_fast dilatih untuk huruf cetak; tulisan tangan, apalagi huruf sambung, sering terbaca sebagai huruf acak. Untuk catatan tulisan tangan, mengetik ulang biasanya lebih cepat daripada memperbaiki hasil OCR.
PDF saya bisa disorot teksnya. Perlu OCR?
Tidak. PDF yang dibuat dari Word atau aplikasi lain sudah berisi teks; menyalinnya langsung dari pembaca PDF lebih akurat daripada OCR. OCR diperlukan untuk PDF hasil pindaian atau foto, yang isinya hanya gambar.
Apakah tabel tetap menjadi tabel?
Tidak. Hasilnya teks biasa per baris, jadi kolom tabel bisa tergabung atau bergeser. Untuk tabel pendek, salin hasilnya lalu susun ulang kolomnya di spreadsheet.
Apakah Gambar ke teks (OCR) ini gratis?
Gratis dan tanpa akun. Prosesnya berjalan di peramban kamu; masukan dan berkasmu tidak dikirim ke server kami dan tidak disimpan setelah halaman ditutup.
Boleh dipasang di situs saya?
Boleh. Buka menu Bagikan di halaman ini lalu salin kode embed; bingkainya menampilkan alat saja beserta tautan balik ke https://kelasgratis.com/alat/gambar-ke-teks.