Alat · Belajar & Produktivitas
Kalkulator SNBP: Kuota Siswa Eligible dan Rata-rata Rapor
Hitung kuota siswa eligible SNBP sekolahmu, rata-rata rapor semester 1–5 dan mapel pendukung, serta letak nilai TKA di skala 200–800. Aturan SNBP 2026.
Gratis, tanpa login · tersimpan di perangkat ini
Bagikan
Tautan alat
Pasang di situsmu
Boleh untuk blog, situs kampus, atau intranet kantor.
<iframe src="https://kelasgratis.com/alat/kalkulator-snbp?embed=1" width="100%" height="640" style="border:1px solid #e4e4e7;border-radius:12px" title="Kalkulator SNBP: Kuota Siswa Eligible dan Rata-rata Rapor — KelasGratis" loading="lazy"></iframe>
Kalkulator SNBP: Kuota Siswa Eligible dan Rata-rata Rapor
Tidak dikirim ke server KelasGratis; hilang bila data situs dibersihkan.
Alat terkait
- Di tab Kuota eligible, isi jumlah siswa kelas 12, akreditasi sekolah, apakah PDSS diisi lewat e-Rapor, dan peringkat paralelmu bila sudah tahu.
- Di tab Nilai rapor, isi rata-rata tiap semester 1–5, atau pindah ke Per mapel untuk mengisi tabel mapel dan mencentang paling banyak dua mapel pendukung prodi.
- Di tab Rapor vs TKA, isi rata-rata rapor dan nilai TKA per mapel untuk melihat letak masing-masing di skalanya. Masukan tersimpan di perangkat ini; salin ringkasan bila perlu.
Mulai SNBP 2026 siswa eligible wajib punya nilai TKA, dan Matematika adalah mapel wajib TKA SMA yang dibahas kelas ini. Buka kelas Matematika TKA SMA — gratis sampai selesai, latihannya dinilai otomatis.
Kursi siswa eligible = jumlah siswa kelas 12 × persen kuota. Persennya menurut akreditasi sekolah: A 40%, B 25%, C atau lainnya 5%, ditambah 5% bila sekolah mengisi PDSS lewat e-Rapor (Paparan Informasi SNPMB 2026, slide 6–11). Hasilnya dibulatkan ke bawah; ini asumsi kalkulator karena aturan pembulatan resmi tidak dirinci. Siswa diperingkat sekolah dari rata-rata semua mapel semester 1–5, dan peringkat 1 sampai batas kursi menjadi siswa eligible.
Rata-rata rapor = jumlah nilai yang terisi ÷ banyaknya nilai yang terisi; kotak kosong tidak dihitung. Rata-rata mapel pendukung memakai paling banyak dua mapel yang kamu pilih. Di SNBP 2026, rapor semua mapel berbobot paling sedikit 50%, sedangkan paling banyak dua mapel pendukung prodi ditambah portofolio atau prestasi berbobot paling banyak 50%. Rumus pastinya ditetapkan tiap PTN dan tidak diumumkan, jadi alat ini tidak menghitung skor seleksi.
TKA SMA dinilai dengan skala 200–800, dan nilai 725 ke atas masuk kategori Istimewa (Kepmendikdasmen 56/2026). Di SNBP 2026, nilai TKA menjadi syarat siswa eligible dan dipakai untuk memvalidasi rapor, bukan komponen berbobot. Letak TKA di alat ini = (nilai − 200) ÷ 600 × 100%, hanya posisi di rentang skala, bukan persentil.
Contoh: Peringkat 18 di sekolah berakreditasi A
- Sekolah berakreditasi A dengan 36 siswa kelas 12 dan PDSS diisi lewat e-Rapor: persen kuota 40% + 5% = 45%.
- Kursi eligible = 36 × 45% = 16,2, dibulatkan ke bawah menjadi 16 siswa.
- Peringkat paralel 18 berada di luar kuota, selisih 18 − 16 = 2 peringkat.
- Tanpa e-Rapor kuotanya 36 × 40% = 14,4 → 14 kursi. Peringkat akhir ditetapkan sekolah dari rata-rata semua mapel semester 1–5, jadi tanyakan posisi resminya ke guru BK.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menghitung kuota dari jumlah siswa satu kelas atau satu jurusan saja. Persen kuota berlaku untuk seluruh siswa kelas 12 di sekolah, dan peringkatnya pun peringkat paralel.
- Memakai rata-rata mapel peminatan saja untuk menebak peringkat. Pemeringkatan sekolah memakai rata-rata semua mapel semester 1–5, sedangkan mapel pendukung baru dinilai PTN setelah kamu mendaftar.
- Menjumlahkan nilai rapor dengan nilai TKA, atau mempercayai situs yang mengeluarkan persen peluang lolos. Skalanya berbeda, bobot pastinya ditetapkan tiap PTN, dan tidak ada nilai minimal TKA resmi.
Berapa kuota siswa eligible SNBP untuk akreditasi A, B, dan C?
Menurut paparan resmi SNPMB 2026: akreditasi A 40%, B 25%, dan C atau lainnya 5% dari jumlah siswa kelas akhir. Sekolah yang mengisi PDSS lewat e-Rapor mendapat tambahan 5%, jadi A menjadi 45%, B 30%, dan C 10%.
Nilai rapor semester berapa yang dipakai?
Semester 1 sampai 5. Sekolah memeringkat siswa dari rata-rata semua mapel di kelima semester itu. Nilai semester 6 belum ada saat pendaftaran SNBP, sehingga tidak dipakai.
Apakah TKA wajib untuk SNBP 2027?
Di SNBP 2026, siswa eligible harus punya nilai TKA. Untuk 2027, Ketua MRPTNI menyatakan pendaftar SNBP 2027 wajib ikut TKA dan nilainya tetap menjadi validator rapor, dengan bobot yang bisa saja meningkat (detikEdu, 3 September 2026). Per 2 November 2026 petunjuk teknis SNBP 2027 belum terbit, jadi pegang pengumuman resmi di snpmb.id.
Berapa nilai minimal TKA untuk SNBP?
Tidak ada nilai minimal TKA resmi. Di SNBP 2026 TKA dipakai sebagai syarat dan validasi rapor, dan menurut Kompas.id (2 Januari 2026) belum semua PTN memakainya. Angka minimal yang beredar di media sosial bukan ketentuan SNPMB.
Apakah kalkulator ini bisa menebak peluang lolos?
Tidak. Bobot rapor, mapel pendukung, dan portofolio ditetapkan tiap PTN dan tidak diumumkan, sedangkan peluang juga bergantung pada daya tampung dan nilai pendaftar lain yang tidak diketahui siapa pun. Situs rasionalisasi yang mengeluarkan persen peluang memakai rumus karangan sendiri. Alat ini hanya menghitung hal yang aturannya terbuka: kuota sekolah dan rata-rata rapor.
Kalau tidak ikut TKA, apakah masih bisa ikut SNBP?
Menurut aturan SNBP 2026, tidak: siswa eligible harus mempunyai nilai TKA Kemendikdasmen. Siswa tanpa nilai TKA tidak masuk daftar eligible meski peringkat rapornya masuk kuota.
Apakah Kalkulator SNBP ini gratis?
Gratis dan tanpa akun. Prosesnya berjalan di peramban kamu. Alat ini menyimpan datamu di perangkat ini saja (penyimpanan lokal peramban), tidak di server kami, dan bisa kamu hapus dari halaman ini.
Boleh dipasang di situs saya?
Boleh. Buka menu Bagikan di halaman ini lalu salin kode embed; bingkainya menampilkan alat saja beserta tautan balik ke https://kelasgratis.com/alat/kalkulator-snbp.