Keanekaragaman Hayati Indonesia per Provinsi
Buka buku lapangan 34 provinsi: jumlah spesies tercatat per kelompok, status Daftar Merah IUCN, dan spesies terancam tersering, dari rekaman terbuka GBIF.
Keanekaragaman Hayati Indonesia per Provinsi
Data keanekaragaman hayati: GBIF.org, rekaman berlisensi CC0/CC BY dari dataset penyumbang (terbesar: eBird Observation Dataset, Cornell Lab of Ornithology, CC BY 4.0; koleksi Naturalis Biodiversity Center, CC0). Daftar penyumbang tiap pilihan tampil di panel.
- Pilih kelompok Burung dan lihat provinsi mana yang paling banyak spesiesnya; bandingkan dengan jumlah rekamannya.
- Bandingkan rekaman per spesies Papua dan Jakarta Raya: wilayah jarang disurvei mencatat banyak spesies sekali saja.
- Pilih Semua dan baca label IUCN: berapa rekaman spesies kritis (CR), genting (EN), dan rentan (VU)?
- Klik nama ilmiah spesies untuk melihat halaman GBIF-nya dan cek penulisan binomialnya.
- Hanya rekaman berlisensi CC0 1.0 dan CC BY 4.0 yang dihitung (±85% rekaman Indonesia di GBIF); rekaman CC BY-NC, termasuk semua rekaman suara xeno-canto, dikeluarkan.
- Jumlah spesies = spesies yang pernah tercatat, sangat dipengaruhi jumlah pengamat dan survei; bukan sensus.
- Provinsi mengikuti batas GADM level 1 (34 provinsi sebelum pemekaran Papua 2022). Rekaman tanpa koordinat hanya masuk angka nasional.
- Bukan daftar spesies endemik: GBIF tidak menandai endemisitas. Status IUCN ditempel GBIF dari Daftar Merah dan bisa tertinggal dari penilaian terbaru.
- GBIF — Occurrence API (country=ID, facet speciesKey/iucnRedListCategory/datasetKey) · Filter license=CC0_1_0 dan CC_BY_4_0; gadmGid provinsi GADM level 1
- GBIF data blog — Occurrence license processing · Lisensi per rekaman dipakai bila tersedia; tiga lisensi: CC0, CC BY, CC BY-NC (yang terakhir tidak dipakai di sini)
- GBIF — Citation guidelines · Sebut dataset penyumbang; CC BY mewajibkan atribusi
- IUCN — Red List Categories and Criteria v3.1 · Kategori EX, EW, CR, EN, VU, NT, LC, DD; CR+EN+VU = terancam
Apakah Keanekaragaman hayati ini gratis?
Gratis dan tanpa akun. Datanya salinan yang disimpan di KelasGratis dan dimuat ke peramban kamu; tidak ada yang kamu ketik yang dikirim ke server. Bila kamu masuk, KelasGratis hanya mencatat bahwa akunmu membuka lab ini (sekali sehari) untuk riwayat dan aktivitas komunitas.
Dari mana datanya?
Data keanekaragaman hayati: GBIF.org, rekaman berlisensi CC0/CC BY dari dataset penyumbang (terbesar: eBird Observation Dataset, Cornell Lab of Ornithology, CC BY 4.0; koleksi Naturalis Biodiversity Center, CC0). Daftar penyumbang tiap pilihan tampil di panel. Lisensi: Rekaman CC0 1.0 dan CC BY 4.0 saja; atribusi per dataset. Salinan per 2026-10-08.
Apa saja penyederhanaan modelnya?
Hanya rekaman berlisensi CC0 1.0 dan CC BY 4.0 yang dihitung (±85% rekaman Indonesia di GBIF); rekaman CC BY-NC, termasuk semua rekaman suara xeno-canto, dikeluarkan. Jumlah spesies = spesies yang pernah tercatat, sangat dipengaruhi jumlah pengamat dan survei; bukan sensus. Provinsi mengikuti batas GADM level 1 (34 provinsi sebelum pemekaran Papua 2022). Rekaman tanpa koordinat hanya masuk angka nasional. Bukan daftar spesies endemik: GBIF tidak menandai endemisitas. Status IUCN ditempel GBIF dari Daftar Merah dan bisa tertinggal dari penilaian terbaru.
Boleh dipasang di situs sekolah atau blog?
Boleh. Pasang iframe ke https://kelasgratis.com/lab/keanekaragaman-hayati-indonesia?embed=1; bingkainya menampilkan lab saja beserta tautan balik.