Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

Masuk

Panduan

Belajar Power BI atau Looker Studio dulu? Beda lisensi, syarat perangkat, dan urutan Excel → SQL → BI yang masuk akal

Memilih antara Power BI dan Looker Studio, yang sejak April 2026 kembali bernama Data Studio, berdasarkan dokumentasi resmi Microsoft dan Google: apa yang gratis dan apa yang butuh lisensi, Power BI Desktop yang hanya berjalan di Windows, kapan sebuah tim benar-benar butuh alat BI, dan urutan belajar dari ringkasan Excel, SQL, sampai dasbor beserta materi latihan resmi yang gratis.

Ditulis Redaksi KelasGratis · Terbit

Untuk Calon analis data, staf yang diminta membuat dasbor laporan, dan mahasiswa yang bingung memilih alat BI pertama untuk dipelajari dan dipajang di portofolio.

Power BI dan Looker Studio sering dibandingkan seolah-olah memilih salah satu menentukan karier. Kenyataannya keduanya melakukan pekerjaan yang sama, yaitu menghubungkan data dan menyajikannya sebagai dasbor, dan perbedaan yang paling terasa bagi pemula justru soal perangkat dan lisensi. Penilaian redaksi di artikel ini berdasarkan sumber yang dicantumkan di bagian akhir.

Looker Studio sekarang bernama Data Studio

Catatan rilis Google menyebut Looker Studio kini bernama Data Studio, dan dokumentasinya pindah ke docs.cloud.google.com/data-studio. Laporan dan tautan lama tetap bekerja. Google menyebut Data Studio alat tanpa biaya untuk membuat dasbor dan laporan yang bisa dibagikan. Di lowongan dan materi kursus, nama Looker Studio masih akan muncul untuk beberapa waktu; keduanya produk yang sama.

Perbedaan yang menentukan untuk pemula

AspekPower BIData Studio (Looker Studio)
Tempat membuat laporanPower BI Desktop, aplikasi Windows 10 atau lebih baruPeramban, termasuk di Mac dan Chromebook
Gratis untukPower BI Desktop; lisensi Free di layanan Power BI untuk laporan pribadiMembuat dan melihat laporan
Berbagi ke orang lainButuh lisensi Pro atau Premium Per User, atau workspace di kapasitas Premium/Fabric F64 ke atasBisa dibagikan langsung; ada langganan Pro dengan fitur tambahan
Sumber data yang alamiExcel, SQL Server, dan ekosistem Microsoft 365Google Sheets, BigQuery, Google Analytics, dan konektor lain
Sertifikasi resmiMicrosoft Certified: Power BI Data Analyst Associate (ujian PL-300)—

Dokumentasi lisensi Microsoft menjelaskan bahwa pengguna lisensi Free bisa membuat laporan dan dasbor untuk dirinya sendiri, tetapi tidak bisa memakai fitur berbagi dan kolaborasi. Jadi Power BI bisa dipelajari tanpa membayar asal punya komputer Windows; yang berbayar adalah membagikan hasilnya di dalam organisasi.

Kapan sebuah tim benar-benar butuh alat BI

  • Data datang dari lebih dari satu sumber dan harus digabung setiap periode.
  • Laporan yang sama dibuat ulang setiap minggu atau bulan, dan orang yang berbeda perlu melihatnya dengan filter berbeda.
  • Ukuran data membuat lembar kerja lambat atau rawan rusak.

Bila belum ada satu pun dari tiga keadaan itu, ringkasan dan dasbor di Excel atau Google Sheets sudah cukup, dan lebih mudah diperiksa atasan. Konsep yang dipakai di alat BI, seperti ukuran, dimensi, filter, dan kartu KPI, sama persis dengan yang dilatih di kelas Ringkasan ala Pivot dan Dasbor KPI.

Urutan belajar: Excel → SQL → BI

  1. Ringkasan ala Pivot dan Dasbor KPI: data satu baris satu kejadian, SUMIFS dan COUNTIFS per baris × kolom, kartu KPI, filter dengan validasi data.
  2. Literasi Grafik: memilih jenis grafik yang tidak menyesatkan, karena alat BI membuat grafik buruk sama mudahnya dengan grafik baik.
  3. SQL Query Dasar: SELECT, WHERE, GROUP BY, dan JOIN, karena alat BI di perusahaan hampir selalu tersambung ke basis data.
  4. Baru kemudian satu alat BI. Pilih sesuai perangkat dan lingkungan kerja: Power BI bila kamu memakai Windows dan kantor sasaranmu memakai Microsoft 365, Data Studio bila kamu memakai Google Sheets atau tidak punya Windows.

Bahan latihan resmi

Microsoft Learn menyediakan jalur pelatihan Power BI, mulai dari menghubungkan data sampai menerbitkan laporan, dan halaman sertifikasi Power BI Data Analyst Associate merinci keterampilan yang diuji di PL-300 bila kelak ingin sertifikat resmi. Dokumentasi Data Studio memuat panduan mulai cepat, tutorial laporan, dan tutorial sumber data. Kerjakan tutorialnya dengan data dari kelas kita, lalu bandingkan angkamu dengan hasil SUMIFS di lembar kerja: dasbor yang angkanya tidak cocok dengan perhitungan manual belum layak dipajang di portofolio.

Pertanyaan yang sering muncul

Saya pakai MacBook, bisakah belajar Power BI?

Power BI Desktop mensyaratkan Windows 10 atau Windows Server 2016 ke atas menurut dokumentasi Microsoft, jadi tidak berjalan langsung di macOS. Pilihan yang lebih praktis di Mac adalah belajar konsepnya di Data Studio yang berbasis peramban, lalu pindah ke Power BI saat ada akses Windows.

Apakah Looker Studio dan Looker itu produk yang sama?

Tidak. Looker Studio, yang kini bernama Data Studio, adalah alat laporan tanpa biaya untuk eksplorasi dan dasbor. Looker adalah platform BI perusahaan yang terpisah, dengan dokumentasi dan catatan rilis sendiri di Google Cloud.

Mana yang lebih dicari lowongan kerja?

Itu bergantung industri dan perangkat lunak kantor yang dipakai perusahaan. Baca beberapa lowongan untuk posisi yang kamu sasar; keterampilan dasarnya, yaitu ringkasan data, SQL, dan memilih grafik, terbawa ke alat mana pun.

Lanjut dari sini

Bagian dari panduan Kursus data analyst gratis bahasa Indonesia: peta belajar tujuh kelas inti dan cara mengukurnya

Kabari saya saat ada panduan baru

Satu email tiap ada panduan baru di topik ini. Tanpa iklan, bisa berhenti kapan saja.

Kami hanya menyimpan email, halaman ini, dan nama kampanye, tanpa nama atau alamat IP. Privasi