Ruang Potensi · Cara belajar
Tes Strategi Belajar
Cek seberapa sering kamu memakai 7 teknik belajar, dari mengingat aktif sampai peta pikiran, plus kuis singkat tentang cara kerjanya.
Tujuan tes
Memetakan seberapa sering kamu memakai tujuh teknik belajar dan seberapa paham kamu cara kerjanya, supaya kamu tahu teknik mana yang perlu dicoba atau dibenahi.
Untuk: Pelajar SMA, mahasiswa, peserta tes seperti UTBK atau CPNS, dan pekerja yang sedang belajar skill baru.
Yang kamu dapat
- Grafik frekuensi pemakaian tujuh teknik belajar
- Skor pemahaman terpisah dari kuis singkat, lengkap dengan pembahasan
- Rencana latihan 7 hari untuk teknik yang jarang kamu pakai
Yang diukur
- Mengingat aktifSeberapa sering kamu memanggil materi dari ingatan tanpa melihat catatan; latihan mengingat termasuk dalam practice testing yang dinilai berkegunaan tinggi oleh Dunlosky dkk. (2013).
- Pengulangan berjarakSeberapa sering kamu mengulang materi dalam beberapa sesi yang diberi jeda hari, bukan sekaligus menjelang ujian; Dunlosky dkk. (2013) menilai belajar berjarak (distributed practice) berkegunaan tinggi.
- Latihan soalSeberapa sering kamu mengerjakan soal latihan atau tryout dan memakai hasilnya untuk memperbaiki belajar; Dunlosky dkk. (2013) menilai teknik ini berkegunaan tinggi.
- Belajar selang-selingSeberapa sering kamu mencampur beberapa jenis soal atau topik dalam satu sesi latihan; Dunlosky dkk. (2013) menilainya berkegunaan sedang, dengan bukti terutama dari latihan soal matematika dan belajar membedakan kategori.
- ElaborasiSeberapa sering kamu bertanya kenapa sebuah fakta benar dan bagaimana fakta itu terhubung dengan yang sudah kamu tahu; Dunlosky dkk. (2013) menilai teknik ini (elaborative interrogation) berkegunaan sedang.
- Teknik FeynmanSeberapa sering kamu menjelaskan materi dengan bahasa sederhana untuk menemukan bagian yang belum kamu pahami; ini bentuk populer dari menjelaskan-diri (self-explanation), yang dinilai berkegunaan sedang oleh Dunlosky dkk. (2013).
- Peta pikiranSeberapa sering kamu menggambar hubungan antarkonsep dalam peta bercabang; teknik ini tidak dinilai oleh Dunlosky dkk. (2013) dan bukti risetnya beragam, tetapi berguna untuk menata hubungan konsep.
Cara mengerjakan
Bagian pertama menanyakan seberapa sering kamu memakai tiap cara belajar (tanpa benar/salah). Bagian kedua berisi kuis singkat dengan satu jawaban benar.
Satu pertanyaan per layar. Jawaban tersimpan otomatis di akunmu, jadi kamu bisa berhenti dan melanjutkan kapan saja, juga dari perangkat lain.
Batasan dan sumber
Asesmen eksploratif: butir disusun KelasGratis berdasarkan riset teknik belajar dan belum divalidasi sebagai instrumen. Frekuensi pemakaian (dari jawabanmu sendiri) dan pemahaman (dari 7 soal kuis singkat, bukan ujian) dilaporkan terpisah dan tidak digabung. Kekuatan bukti tiap teknik berbeda; lihat penjelasan tiap dimensi.
- Dunlosky dkk. (2013), Improving Students' Learning With Effective Learning Techniques, Psychological Science in the Public Interest 14(1)
- Roediger & Karpicke (2006), Test-Enhanced Learning, Psychological Science 17(3)
- Cepeda dkk. (2006), Distributed Practice in Verbal Recall Tasks: A Review and Quantitative Synthesis, Psychological Bulletin 132(3)
- Rohrer & Taylor (2007), The Shuffling of Mathematics Problems Improves Learning, Instructional Science 35(6)