Materi
Panduan Microsoft Access menguraikan proses desain dalam langkah berurutan: tentukan tujuan basis data, kumpulkan informasi yang perlu disimpan, bagi informasi itu menjadi tabel per subjek, ubah setiap butir informasi menjadi kolom, tetapkan kunci primer, buat relasi antartabel, perbaiki rancangan, lalu terapkan aturan normalisasi. OpenStax Foundations of Information Systems menyebut analisis kebutuhan sebagai langkah sebelum desain konseptual, logis, dan fisik: mempelajari cara organisasi bekerja untuk menentukan data apa yang disimpan dan bagaimana dipakai.
Foundations of Information Systems §3.2 memberi contoh perpustakaan: tabel buku dan anggota masing-masing berkunci primer, sedangkan tabel peminjaman menyimpan kunci asing buku dan anggota beserta tanggal pinjam, jatuh tempo, dan kembali. Peminjaman adalah tabel penghubung untuk relasi M:N antara anggota dan buku, dan atribut relasinya, yaitu tanggal-tanggal itu, ikut tinggal di sana.
| Kalimat kebutuhan | Keputusan skema |
|---|---|
| Satu penerbit menerbitkan banyak buku | penerbit_id sebagai kunci asing di buku |
| Anggota meminjam banyak buku, buku dipinjam banyak anggota | tabel peminjaman(anggota_id, buku_id, tgl_pinjam, ...) |
| Anggota boleh punya beberapa nomor telepon | tabel telepon_anggota(anggota_id, nomor) |
| Setiap buku wajib punya judul | judul TEXT NOT NULL |
Baris ketiga memakai aturan pemetaan atribut bernilai banyak dari OpenStax Introduction to Computer Science: buat tabel baru berisi nilai itu dan kunci asing ke pemiliknya, dengan gabungan keduanya sebagai kunci primer. Setelah skemanya jadi, setiap kalimat kebutuhan bisa diubah menjadi kueri yang mencari pelanggarannya; kueri yang menghasilkan baris berarti data belum memenuhi kebutuhan.