Materi
Fork adalah repo baru berisi salinan repo orang lain, berdiri sendiri di akunmu, dengan issue, pull request, dan pengaturannya sendiri. Fork dipakai ketika kamu tidak punya hak tulis ke repo asal: di sana kamu tidak boleh membuat cabang, sedangkan di salinanmu kamu bebas mengubah apa pun.
Dua remote: origin dan upstream
Fork itu lalu di-clone ke laptop. Repo hasil clone sudah punya satu remote bernama origin yang menunjuk fork milikmu. Repo asal tidak ikut terdaftar, jadi kamu menambahkannya sendiri dengan nama upstream — nama yang dipakai dokumentasi GitHub — supaya bisa menarik commit baru dari sana.
git clone https://github.com/ani/laporan-kas.git
cd laporan-kas
git remote add upstream https://github.com/toko-nusantara/laporan-kas.git
git remote
origin
upstreamMenyegarkan fork
Repo asal jalan terus tanpa menunggu forkmu, jadi salinanmu tertinggal beberapa commit setelah beberapa hari. git pull upstream main menarik commit baru dari repo asal lalu menggabungkannya ke cabang aktif. Dokumentasi GitHub menulis langkah itu sebagai git fetch upstream diikuti git merge upstream/main; git pull menjalankan keduanya sekaligus, dan hanya bentuk git pull yang ada di simulator ini.
git pull upstream main
From https://github.com/toko-nusantara/laporan-kas.git
* branch main -> FETCH_HEAD
Auto-merging PANDUAN.md
Merge made by the 'ort' strategy.