Materi
Nama skema bintang berasal dari bentuknya: tabel fakta di tengah, tabel dimensi di ujung-ujung bintang. Setiap dimensi berelasi satu-ke-banyak dengan fakta; sisi satu selalu dimensi, sisi banyak selalu fakta. Microsoft merangkum pembagian kerjanya: dimensi untuk menyaring dan mengelompokkan, fakta untuk diringkas. Skema bintang menghasilkan kueri cepat karena JOIN-nya sedikit, dan menambah atribut baru cukup dengan menambah kolom di dimensi.
Hampir setiap kueri analisis karena itu berbentuk sama, sering disebut kueri bintang: FROM tabel fakta, JOIN ke dimensi yang dibutuhkan lewat kuncinya, WHERE pada atribut dimensi, GROUP BY atribut dimensi, dan fungsi agregat pada kolom ukuran. Satu skema bisa punya beberapa tabel fakta, sehingga ada beberapa bintang yang berbagi dimensi.
-- Bioskop: jumlah penonton per genre film dan per kota, hanya akhir pekan
SELECT f.genre, b.kota, SUM(t.penonton) AS penonton
FROM fakta_tiket t
JOIN dim_film f ON f.film_key = t.film_key
JOIN dim_bioskop b ON b.bioskop_key = t.bioskop_key
JOIN dim_tanggal tg ON tg.tanggal_key = t.tanggal_key
WHERE tg.akhir_pekan = 1
GROUP BY f.genre, b.kota;Urutan menulisnya bisa dimulai dari pertanyaannya. Kata per menunjukkan kolom GROUP BY, syarat seperti hanya akhir pekan menunjukkan WHERE, dan kata total atau rata-rata menunjukkan agregat. JOIN hanya ke dimensi yang atributnya dipakai; dimensi lain tidak perlu disentuh.