Materi
NIST SP 800-115 menggambarkan uji penetrasi sebagai empat fase. Perencanaan: aturan ditetapkan, izin manajemen difinalkan dan didokumentasikan, dan tujuan uji disepakati — tidak ada pengujian nyata di fase ini. Penemuan: pengujian nyata dimulai dengan pengumpulan informasi dan pemindaian (identifikasi port dan layanan), lalu analisis kerentanan yang mencocokkan layanan dan versi ke basis data kerentanan. Serangan: memverifikasi kerentanan yang diduga dengan mencoba memanfaatkannya, di lingkungan dan batas yang sudah disepakati. Pelaporan: menuliskan temuan, risiko, dan rekomendasi.
Dua hal sering terlewat. Pertama, ada umpan balik: bila fase serangan memberi akses atau informasi baru, penguji kembali ke penemuan untuk memetakan sasaran baru, lalu menyerang lagi — SP 800-115 menggambarkannya sebagai gelang antara serangan dan penemuan. Kedua, pelaporan berjalan paralel dengan ketiga fase lain, bukan hanya di akhir: rencana dibuat saat perencanaan, catatan dan laporan berkala dibuat selama penemuan dan serangan. Dalam kerangka MITRE ATT&CK, kegiatan fase penemuan sejajar dengan taktik Reconnaissance dan teknik Active Scanning (T1595): memeriksa sasaran lewat lalu lintas jaringan.
Perencanaan → Penemuan → Serangan → Pelaporan
▲ │
└──── umpan balik (temuan baru)
(Pelaporan berjalan paralel dengan ketiga fase)