Simulasi Waktu Salat dari Posisi Matahari
Hitung waktu Subuh, terbit, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya dari posisi Matahari untuk 38 ibu kota provinsi, dengan busur Matahari harian.
Simulasi Waktu Salat dari Posisi Matahari
- Pilih kota dan geser tanggal: Dzuhur bergeser sampai ±30 menit setahun karena persamaan waktu.
- Geser jam untuk memindahkan Matahari di busur; ubin waktu yang sedang berjalan ikut menyala.
- Bandingkan Banda Aceh dan Kupang pada Juni dan Desember: lama siangnya bertukar.
- Geser lintang ke 55°–60° pada Juni: Matahari tidak turun sampai −18°, jadi Isya tak terdefinisi.
- Peraga astronomi, bukan jadwal ibadah: jadwal resmi Kementerian Agama bisa berbeda beberapa menit karena ihtiyat, ketinggian tempat, dan koordinat.
- Satu titik per kota; ketinggian tempat dan bentuk ufuk diabaikan (terbit/terbenam memakai −0,833°). Lintang dibatasi ±65°.
- Kriteria lain ada: sebagian ormas dan negara memakai sudut Subuh/Isya berbeda, dan mazhab Hanafi memakai bayangan dua kali untuk Ashar.
- Rumus Matahari aproksimasi USNO (±1 menit busur), dihitung ulang pada jam tiap kejadian dan dibulatkan ke menit; tahun mengikuti tahun berjalan.
- USNO — Approximate Solar Coordinates · Deklinasi dan persamaan waktu dari Julian Date; ±1 menit busur untuk 1800–2200
- NOAA — Solar Calculation Details · Sudut jam terbit/terbenam dan koreksi refraksi −0,833°
- Kemenag — Kriteria Waktu Subuh −20 Derajat Benar Secara Fikih dan Sains · Kriteria Subuh −20° pada jadwal salat Kementerian Agama
- Ritonga (2021), Problematika Syafak dan Fajar dalam Menentukan Waktu Salat Isyak dan Subuh, Al-Marshad 7(2) · Kemenag dan ormas Islam memakai −18° untuk Isya dan −20° untuk Subuh; hasil penelitian lain −13° sampai −20°
- Kemenag Bimas Islam — Jadwal Salat resmi · Jadwal yang berlaku; lab ini hanya peraga
Apakah Waktu salat & Matahari ini gratis?
Gratis dan tanpa akun. Simulasinya berjalan di peramban kamu; tidak ada yang dikirim ke server KelasGratis. Bila kamu masuk, KelasGratis hanya mencatat bahwa akunmu membuka lab ini (sekali sehari) untuk riwayat dan aktivitas komunitas.
Apa saja penyederhanaan modelnya?
Peraga astronomi, bukan jadwal ibadah: jadwal resmi Kementerian Agama bisa berbeda beberapa menit karena ihtiyat, ketinggian tempat, dan koordinat. Satu titik per kota; ketinggian tempat dan bentuk ufuk diabaikan (terbit/terbenam memakai −0,833°). Lintang dibatasi ±65°. Kriteria lain ada: sebagian ormas dan negara memakai sudut Subuh/Isya berbeda, dan mazhab Hanafi memakai bayangan dua kali untuk Ashar. Rumus Matahari aproksimasi USNO (±1 menit busur), dihitung ulang pada jam tiap kejadian dan dibulatkan ke menit; tahun mengikuti tahun berjalan.
Boleh dipasang di situs sekolah atau blog?
Boleh. Pasang iframe ke https://kelasgratis.com/lab/waktu-salat-matahari?embed=1; bingkainya menampilkan lab saja beserta tautan balik.