Lompat ke konten utama

Ajak teman, raih Rp1.000.000. Ikut kompetisi

Simulasi ujian

Simulasi Seleksi Calon Bintara dan Tamtama TNI–Polri: Psikotes Kecerdasan dan Akademik

88 soal latihan bagian berkunci tunggal dari seleksi calon Bintara dan Tamtama: psikotes kecerdasan verbal, numerik, dan figural, wawasan kebangsaan dan kelembagaan TNI–Polri, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika, lengkap dengan pembahasan tiap pilihan.

  • 88 soal
  • 84 menit
  • 1 paket
  • gratis

Pilih paket

Kamu akan diminta masuk dengan akun Google (gratis) dulu, supaya skor, pembahasan, dan riwayatmu tersimpan di akun.

Waktu baru berjalan setelah kamu menekan Mulai. Tekan Keluar untuk berhenti: waktunya ikut berhenti dan jawabanmu tersimpan di perangkat ini sampai kamu lanjut. Pembahasan tiap soal tampil setelah selesai.

Untuk: Lulusan SMA/SMK sederajat yang menyiapkan seleksi calon Bintara atau Tamtama TNI (AD, AL, AU) maupun Polri, khususnya tes psikologi bagian kecerdasan dan uji akademik. Soal ditulis KelasGratis, bukan soal resmi atau bocoran, dan simulasi ini tidak berafiliasi dengan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Skornya penunjuk latihan, bukan janji kelulusan.

Format

BagianSoalMenit
Psikotes kecerdasan: verbal, numerik, dan figural3024
Wawasan kebangsaan dan kelembagaan TNI–Polri2018
Bahasa Indonesia1212
Bahasa Inggris1212
Matematika1418
Total8884

Aturan waktu. Tiap bagian punya batas waktunya sendiri; bagian yang sudah lewat tidak bisa dibuka lagi. Saat waktunya habis, simulasi pindah otomatis ke bagian berikutnya. Tekan Keluar untuk berhenti: waktunya ikut berhenti dan jawabanmu tersimpan di perangkat ini sampai kamu lanjut. Saat waktu habis, jawaban yang terisi diperiksa; soal kosong dihitung salah.

Cara skor

  • Skor = jumlah jawaban benar per bagian.

Beda dengan ujian resmi

  • Tahapan resmi TNI dan Polri berbeda. Seleksi Bintara Polri 2026 meliputi pakta integritas, pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I dan II, tes psikologi, uji akademik dan kompetensi, tes kesamaptaan jasmani, dan tes mental kepribadian (Divisi Humas Polri, Maret 2026). Calon Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2027 mengikuti pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi, tanpa tahap akademik tersendiri (portal Panpus Penerimaan Prajurit TNI AD, dibaca 28 Oktober 2026). Halaman TNI AL dan TNI AU yang dibaca tidak merinci materi tesnya.
  • Simulasi ini melatih bagian yang mirip di keduanya dan punya satu jawaban benar: psikotes bagian kecerdasan, lalu bagian akademik. Asisten Kapolri Bidang SDM menyebut materi akademik Polri mencakup bahasa Inggris, pengetahuan umum, dan matematika (Tribratanews, Juli 2026). Bahasa Indonesia disertakan sebagai latihan kebahasaan; materi akademik tiap jalur ditetapkan pengumuman resmi setiap tahun.
  • Tidak disertakan: kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan dan antropometri, tes mental kepribadian, Litpers atau penelusuran mental ideologi, wawancara psikologi, dan tes kepribadian berbentuk sikap. Tes itu tidak punya kunci tunggal yang diterbitkan atau tidak bisa dinilai lewat pilihan ganda, sehingga tidak ada pembahasan yang jujur untuknya. Tes komputer Polri, yaitu kemampuan mengoperasikan komputer, juga tidak disimulasikan.
  • Jumlah soal dan durasi resmi tidak diumumkan di halaman resmi yang bisa diperiksa per 28 Oktober 2026; portal penerimaan.polri.go.id tidak dapat dijangkau dari server pemeriksa. Ukuran di sini perkiraan KelasGratis: 88 soal dalam 84 menit, sekitar satu menit per soal akademik dan 48 detik per soal kecerdasan, sebanding dengan tempo SKD CPNS (110 soal dalam 100 menit), tes CAT pilihan ganda yang formatnya diumumkan resmi.
  • Urutan bagian mengikuti urutan tahapan dalam rilis Divisi Humas Polri, yang menyebut tes psikologi sebelum uji akademik. Tiap bagian punya waktu sendiri dan tidak bisa kembali ke bagian sebelumnya.
  • Fakta kelembagaan hanya diambil dari pasal yang stabil. UU 2/2002 tentang Polri diubah terakhir dengan UU 5/2026 dan UU 34/2004 tentang TNI diubah dengan UU 3/2025 (JDIH BPK, diperiksa 28 Oktober 2026). Soal tidak memakai pasal yang diubah, seperti tugas Polri di Pasal 14 UU 2/2002, tugas pokok TNI di Pasal 7, jabatan prajurit di Pasal 47, dan usia pensiun di Pasal 53 UU 34/2004.
  • Skor di sini adalah jumlah jawaban benar per bagian. TNI dan Polri tidak menerbitkan cara menghitung nilai psikologi dan akademik yang bisa dibandingkan dengan latihan ini, dan kelulusan ditentukan seluruh tahap serta sidang akhir; hasil latihan bukan jaminan lolos.
  • Soal ditulis KelasGratis dari kisi-kisi umum dan sumber resmi, bukan soal asli atau bocoran. Soal figural hanya 10 per paket; kelima pilihannya tergambar di dalam satu gambar dan ditandai Gambar A sampai Gambar E.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa soal dan berapa lama simulasi TNI–Polri?

88 soal dalam 84 menit, terbagi ke 5 bagian, tersedia 1 paket. Tiap bagian punya batas waktunya sendiri; bagian yang sudah lewat tidak bisa dibuka lagi. Saat waktunya habis, simulasi pindah otomatis ke bagian berikutnya. Tekan Keluar untuk berhenti: waktunya ikut berhenti dan jawabanmu tersimpan di perangkat ini sampai kamu lanjut.

Apa saja bagian simulasi TNI–Polri?

Psikotes kecerdasan: verbal, numerik, dan figural: 30 soal, 24 menit; Wawasan kebangsaan dan kelembagaan TNI–Polri: 20 soal, 18 menit; Bahasa Indonesia: 12 soal, 12 menit; Bahasa Inggris: 12 soal, 12 menit; Matematika: 14 soal, 18 menit.

Apakah format simulasi TNI–Polri sama dengan ujian resminya?

Cetak birunya disusun dari sumber resmi yang diperiksa 28 Okt 2026: Divisi Humas Polri — Seleksi Bintara Polri 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Persyaratannya (Maret 2026): tahapan pakta integritas, pemeriksaan administrasi, kesehatan tahap I dan II, tes psikologi, uji akademik dan kompetensi, kesamaptaan jasmani, dan tes mental kepribadian; Tribratanews Polri — Tes Komputer dan Soal Akademik Berstandar Olimpiade Jadi Kebaruan Seleksi Taruna Akpol 2026 (25 Juli 2026): As SDM Kapolri tentang tes komputer untuk tamtama, bintara, dan Akpol serta materi akademik bahasa Inggris, pengetahuan umum, dan matematika; Panpus Penerimaan Prajurit TNI AD — portal CABA & CATA PK TNI AD Gelombang I TA 2027: calon wajib mengikuti pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi. Bedanya: Tahapan resmi TNI dan Polri berbeda. Seleksi Bintara Polri 2026 meliputi pakta integritas, pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap I dan II, tes psikologi, uji akademik dan kompetensi, tes kesamaptaan jasmani, dan tes mental kepribadian (Divisi Humas Polri, Maret 2026). Calon Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA 2027 mengikuti pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi, tanpa tahap akademik tersendiri (portal Panpus Penerimaan Prajurit TNI AD, dibaca 28 Oktober 2026). Halaman TNI AL dan TNI AU yang dibaca tidak merinci materi tesnya. Simulasi ini melatih bagian yang mirip di keduanya dan punya satu jawaban benar: psikotes bagian kecerdasan, lalu bagian akademik. Asisten Kapolri Bidang SDM menyebut materi akademik Polri mencakup bahasa Inggris, pengetahuan umum, dan matematika (Tribratanews, Juli 2026). Bahasa Indonesia disertakan sebagai latihan kebahasaan; materi akademik tiap jalur ditetapkan pengumuman resmi setiap tahun. Tidak disertakan: kesamaptaan jasmani, pemeriksaan kesehatan dan antropometri, tes mental kepribadian, Litpers atau penelusuran mental ideologi, wawancara psikologi, dan tes kepribadian berbentuk sikap. Tes itu tidak punya kunci tunggal yang diterbitkan atau tidak bisa dinilai lewat pilihan ganda, sehingga tidak ada pembahasan yang jujur untuknya. Tes komputer Polri, yaitu kemampuan mengoperasikan komputer, juga tidak disimulasikan. Jumlah soal dan durasi resmi tidak diumumkan di halaman resmi yang bisa diperiksa per 28 Oktober 2026; portal penerimaan.polri.go.id tidak dapat dijangkau dari server pemeriksa. Ukuran di sini perkiraan KelasGratis: 88 soal dalam 84 menit, sekitar satu menit per soal akademik dan 48 detik per soal kecerdasan, sebanding dengan tempo SKD CPNS (110 soal dalam 100 menit), tes CAT pilihan ganda yang formatnya diumumkan resmi. Urutan bagian mengikuti urutan tahapan dalam rilis Divisi Humas Polri, yang menyebut tes psikologi sebelum uji akademik. Tiap bagian punya waktu sendiri dan tidak bisa kembali ke bagian sebelumnya. Fakta kelembagaan hanya diambil dari pasal yang stabil. UU 2/2002 tentang Polri diubah terakhir dengan UU 5/2026 dan UU 34/2004 tentang TNI diubah dengan UU 3/2025 (JDIH BPK, diperiksa 28 Oktober 2026). Soal tidak memakai pasal yang diubah, seperti tugas Polri di Pasal 14 UU 2/2002, tugas pokok TNI di Pasal 7, jabatan prajurit di Pasal 47, dan usia pensiun di Pasal 53 UU 34/2004. Skor di sini adalah jumlah jawaban benar per bagian. TNI dan Polri tidak menerbitkan cara menghitung nilai psikologi dan akademik yang bisa dibandingkan dengan latihan ini, dan kelulusan ditentukan seluruh tahap serta sidang akhir; hasil latihan bukan jaminan lolos. Soal ditulis KelasGratis dari kisi-kisi umum dan sumber resmi, bukan soal asli atau bocoran. Soal figural hanya 10 per paket; kelima pilihannya tergambar di dalam satu gambar dan ditandai Gambar A sampai Gambar E.

Apakah simulasi TNI–Polri gratis dan perlu daftar?

Gratis. Masuk dulu dengan akun Google (juga gratis) sebelum mulai, supaya hasil, pembahasan, dan riwayat skormu tersimpan di akun dan bisa dibuka dari perangkat mana pun. Pilih paket lalu tekan Mulai; pembahasan tiap soal tampil setelah selesai.

Apakah soalnya soal resmi atau bocoran?

Bukan. Soal ditulis KelasGratis, bukan soal resmi atau bocoran, dan tidak berafiliasi dengan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Skornya penunjuk latihan, bukan janji kelulusan.