Lompat ke konten utama

Ajak teman, raih Rp1.000.000. Ikut kompetisi

Ujian & belajarLatihan soal penalaran tes kerja

Format tes seleksi TNI Polri: tahapan Bintara dan Tamtama, psikotes, uji akademik, dan cara berlatih

Format tes seleksi calon Bintara dan Tamtama TNI dan Polri menurut pengumuman resmi terbaru: tahapan Bintara Polri 2026 dan TNI AD gelombang I 2027, bagian yang punya kunci jawaban seperti psikotes kecerdasan dan uji akademik, bagian yang tidak bisa dilatih dengan soal berkunci, pasal UU yang baru berubah, serta cara berlatih dengan kelas dan tryout gratis.

Ilustrasi: sampul kelas Penalaran Verbal dan Pemahaman Bacaan di KelasGratis

TNI dan Polri sama-sama menerima calon Bintara dan Tamtama dari lulusan SMA/SMK sederajat, tetapi tahapan seleksinya berbeda. Artikel ini merangkum tahapan yang diumumkan resmi, memisahkan bagian yang bisa dilatih dengan soal berkunci dari bagian yang tidak, lalu menunjukkan cara berlatihnya. Penilaian redaksi di artikel ini berdasarkan sumber yang dicantumkan di bagian akhir.

Tahapan seleksi Bintara Polri 2026

Menurut Divisi Humas Polri (Maret 2026), pendaftaran Bintara Polri 2026 dibuka 9–30 Maret 2026 dengan kuota 5.141 orang, terdiri atas 4.141 pria dan 1.000 wanita. Seleksi berjalan bertahap sampai sidang akhir kelulusan pada 3 Juli 2026, dan peserta yang lulus mengikuti pendidikan mulai 20 Juli 2026. Tahapannya:

  • Penandatanganan pakta integritas dan pemeriksaan administrasi awal.
  • Pemeriksaan kesehatan tahap I dan tahap II.
  • Tes psikologi.
  • Uji akademik dan kompetensi.
  • Tes kesamaptaan jasmani.
  • Tes mental kepribadian.

Pada Juli 2026, Asisten Kapolri Bidang SDM menjelaskan bahwa rekrutmen tamtama, bintara, dan Akpol kini memuat tes komputer, dan bahwa materi akademik seperti bahasa Inggris, pengetahuan umum, dan matematika disusun setara standar olimpiade sehingga menekankan analisis dan pemecahan masalah, bukan hafalan (Tribratanews Polri).

Tahapan seleksi Bintara dan Tamtama TNI AD

Portal Panpus Penerimaan Prajurit TNI AD membuka pendaftaran calon Bintara dan Tamtama PK Gelombang I TA 2027, dengan seleksi paling cepat dimulai 15 Oktober 2026. Calon wajib mengikuti seluruh pemeriksaan dan pengujian: administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi. Daftar itu tidak memuat tahap akademik tersendiri. Nilai sekolah dipakai sebagai syarat pendaftaran calon Bintara: rata-rata Ujian Nasional bagi lulusan yang memakainya, atau rata-rata rapor bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan matematika bagi lulusan 2020 ke atas.

TNI AL dan TNI AU mengumumkan penerimaan di portal masing-masing. Pengumuman penerimaan Tamtama PK TNI AU Gelombang III TA 2026 (17 September 2026) memuat persyaratan, tempat pendaftaran, dan jadwal seleksi tingkat pusat, tetapi tidak merinci materi tes. Halaman penerimaan Bintara PK TNI AL Gelombang III TA 2026 juga tidak merincinya.

Bagian yang bisa dilatih dengan soal berkunci

  • Tes psikologi ada di seleksi TNI maupun Polri. Sumber resmi tidak merinci isinya; tryout ini melatih bagian kecerdasan yang lazim: sinonim, antonim, analogi kata, penalaran logis, deret angka, hitung cepat, dan pola gambar. Tiap soal punya satu jawaban benar.
  • Wawasan kebangsaan dan kelembagaan: Pancasila, UUD NRI 1945, bendera dan lambang negara, serta pasal UU Polri dan UU TNI.
  • Bahasa Inggris, pengetahuan umum, dan matematika, yang disebut Asisten Kapolri Bidang SDM sebagai materi akademik Polri dengan soal setara standar olimpiade; bahasa Indonesia ditambahkan sebagai latihan kebahasaan.

Bagian yang tidak bisa dilatih dengan soal berkunci

Kesamaptaan jasmani, antropometri, dan pemeriksaan kesehatan diukur langsung, bukan dengan soal. Tes mental kepribadian, Litpers, dan wawancara psikologi menilai sikap serta latar belakang tanpa kunci jawaban yang diterbitkan, sehingga tryout kami tidak memuatnya dan tidak memberi skor untuknya.

Pasal UU Polri dan UU TNI yang baru berubah

UU 2/2002 tentang Polri diubah terakhir dengan UU 5/2026, dan UU 34/2004 tentang TNI diubah dengan UU 3/2025, seperti tercatat di JDIH BPK. Perubahan itu menyentuh antara lain rincian tugas Polri di Pasal 14, syarat menjadi anggota Polri di Pasal 21, tugas pokok TNI di Pasal 7, jabatan prajurit di Pasal 47, dan usia pensiun prajurit di Pasal 53. Bahan belajar yang terbit sebelum perubahan itu bisa jadi sudah usang untuk pasal-pasal tersebut, jadi tryout kami hanya memakai pasal yang tidak diubah.

Susunan tryout TNI–Polri di KelasGratis

Tryout kami berisi 88 soal dalam 84 menit, dengan waktu per bagian. Jumlah soal dan durasi resmi tidak diumumkan di halaman yang bisa kami periksa, jadi ukurannya perkiraan: bagian kecerdasan berisi 30 soal dalam 24 menit, lalu empat bagian akademik. Soal figural memakai gambar dengan lima pilihan, dan setiap pilihan punya pembahasan.

BagianSoalWaktu
Psikotes kecerdasan: verbal, numerik, dan figural3024 menit
Wawasan kebangsaan dan kelembagaan TNI–Polri2018 menit
Bahasa Indonesia1212 menit
Bahasa Inggris1212 menit
Matematika1418 menit
Total8884 menit

Cara berlatih tiap bagian

  • Verbal: kelas Penalaran Verbal melatih makna kata, hubungan kata, dan bacaan.
  • Numerik: kelas Penalaran Numerik melatih hitung cepat tanpa kalkulator, deret, dan soal cerita.
  • Logika dan figural: kelas Penalaran Logis melatih silogisme dan penalaran analitik; pola gambar dilatih di tryout.
  • Wawasan kebangsaan: kelas Wawasan Kebangsaan melatih menjawab dengan menunjuk pasal UUD NRI 1945.
  • Bahasa Indonesia: kelas Bahasa Indonesia Baku melatih kata baku, ejaan, dan kalimat efektif.
  • Bahasa Inggris: kelas Bahasa Inggris untuk Tes melatih structure dan reading.

Pertanyaan yang sering muncul

Apakah ada tes akademik di seleksi Bintara dan Tamtama TNI?

Untuk calon Bintara dan Tamtama TNI AD Gelombang I TA 2027, daftar pemeriksaan di portal resmi berisi administrasi, kesehatan, jasmani, Litpers, dan psikologi, tanpa tahap akademik tersendiri. Polri mencantumkan uji akademik dalam tahapan Bintara 2026. Psikotes bagian kecerdasan dan wawasan kebangsaan tetap berguna untuk keduanya.

Berapa jumlah soal tes akademik dan psikotes?

Per 28 Oktober 2026 kami tidak menemukan angka resmi yang bisa diperiksa. Ukuran tryout kami adalah perkiraan dengan tempo sekitar satu menit per soal akademik, jadi pakai hasilnya untuk melihat bagian yang paling lemah, bukan untuk meramal nilai atau kelulusan.

Apakah pendaftaran TNI dan Polri dipungut biaya?

Tidak. Portal resmi TNI AD, TNI AU, dan TNI AL serta rilis Polri menyatakan seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya. Pihak yang meminta transfer uang atas nama panitia patut dilaporkan ke panitia penerimaan terdekat.

Lanjut dari sini

Sumber (8)

  1. Divisi Humas Polri — Seleksi Bintara Polri 2026 Dimulai, Ini Jadwal dan Persyaratannya (Maret 2026): jadwal, kuota, tahapan seleksi, dan jenis Bintara humas.polri.go.id
  2. Divisi Humas Polri — Penerimaan Polri tahun 2026 Resmi Dibuka, Bisa Pilih Akpol, Bintara atau Tamtama: kuota tiap jenjang dan penegasan seleksi tanpa biaya humas.polri.go.id
  3. Tribratanews Polri — Tes Komputer dan Soal Akademik Berstandar Olimpiade Jadi Kebaruan Seleksi Taruna Akpol 2026 (25 Juli 2026) tribratanews.polri.go.id
  4. Panpus Penerimaan Prajurit TNI AD — portal CABA & CATA PK TNI AD Gelombang I TA 2027: persyaratan dan materi pemeriksaan/pengujian ad.rekrutmen-tni.mil.id
  5. Disminpersau — Pengumuman Penyediaan Tamtama PK TNI AU Gelombang III/A-94 TA 2026 (17 September 2026) rekrutmen.tni-au.mil.id
  6. Rekrutmen TNI AL — Penerimaan Bintara PK TNI AL Gelombang III TA 2026: pengumuman pendaftaran al.rekrutmen-tni.mil.id
  7. JDIH BPK — UU 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, beserta perubahan terakhir UU 5/2026 peraturan.bpk.go.id
  8. JDIH BPK — UU 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, beserta perubahan UU 3/2025 peraturan.bpk.go.id

Kabari saya saat ada panduan baru

Satu email tiap ada panduan baru di topik ini. Tanpa iklan, bisa berhenti kapan saja.

Kami hanya menyimpan email, halaman ini, dan nama kampanye, tanpa nama atau alamat IP. Privasi