Lompat ke konten utama
Masuk

Rekap Penjualan 6 Bulan Toko Bangunan Tiga Cabang di Excel

Irfan Akbar Wildani25 September 20263 menit baca

Dari kelas Rekap dan Laporan Penjualan

Keren · 0
Bagikan

Rekap bulan × cabang, peringkat cabang, dan lima produk teratas dari 2.226 transaksi contoh, disusun dengan SUMIFS, SUMPRODUCT, RANK.EQ, dan LARGE. Hasilnya: cabang Selatan tumbuh 223% dan lima produk menopang 72% omzet.

Latar belakang

Pemilik toko bangunan dengan tiga cabang mencatat penjualan di satu lembar kerja besar, tetapi tiap akhir bulan masih menghitung ulang omzet per cabang dengan kalkulator. Pertanyaan yang ingin dijawab:

  1. Berapa omzet tiap cabang per bulan, dan cabang mana yang tumbuh?
  2. Produk apa yang benar-benar menopang omzet?
  3. Kapan penjualan memuncak, supaya stok disiapkan lebih awal?

Data

Proyek ini memakai data contoh yang saya bangkitkan untuk latihan, meniru pola toko bangunan: ramai menjelang Lebaran (Februari–Maret), turun di April, dan satu cabang baru (Selatan) yang dibuka Januari.

  • 2.226 transaksi, 3.585 baris item, Januari–Juni 2026
  • Kolom tabel Penjualan: Tanggal, Bulan, Cabang, Produk, Qty, Harga, Total
  • 12 produk, 3 cabang

Alat dan rumus

Excel dengan tabel terstruktur (Ctrl+T) supaya rumus tetap benar saat baris bertambah. Rumus utama dari kelas Rekap dan Laporan Penjualan: SUMIFS, SUMPRODUCT, RANK.EQ, LARGE, FILTER, SORT, dan UNIQUE.

Proses

1. Daftar cabang dan produk tanpa diketik ulang

excel
=SORT(UNIQUE(Penjualan[Cabang]))
=SORT(UNIQUE(Penjualan[Produk]))

Kalau ada cabang atau produk baru, daftarnya ikut bertambah sendiri.

2. Matriks bulan × cabang

Satu rumus di sel B2, lalu disalin ke seluruh kisi. Tanda $ mengunci kolom bulan ($A2) dan baris cabang (B$1), jadi satu rumus cukup untuk 18 sel. excel-matrix

excel
=SUMIFS(Penjualan[Total]; Penjualan[Bulan]; $A2; Penjualan[Cabang]; B$1)

3. Persentase terhadap total dan peringkat cabang

excel
=E2/$E$8
=RANK.EQ(B8; $B$8:$D$8; 0)

4. Lima produk teratas

LARGE mengambil lima omzet terbesar dari rekap produk, lalu FILTER menampilkan nama produknya:

excel
=LARGE(RekapProduk[Omzet]; {1;2;3;4;5})
=SORT(FILTER(RekapProduk; RekapProduk[Omzet]>=LARGE(RekapProduk[Omzet]; 5)); 2; -1)

5. Pertanyaan dengan syarat ganda

Pemilik bertanya, "Berapa penjualan semen di cabang Selatan sejak April?" Satu SUMPRODUCT menjawabnya tanpa kolom bantu:

excel
=SUMPRODUCT((Penjualan[Cabang]="Selatan")*(Penjualan[Produk]="Semen 50 kg")*(Penjualan[Bulan]>=4)*Penjualan[Total])

Hasilnya Rp42.568.000.

Hasil

excel-top5

Cabang Omzet 6 bulan Porsi Peringkat
Utama Rp549.668.000 41,3% 1
Timur Rp452.075.000 34,0% 2
Selatan Rp327.821.000 24,7% 3
Total Rp1.329.564.000 100%
  • Omzet memuncak di Mar (Rp275,6 jt), lalu turun 30% di April setelah musim renovasi menjelang Lebaran.
  • Cabang Selatan tumbuh 223% dari Januari ke Juni, dari Rp25,1 jt menjadi Rp81,0 jt per bulan.
  • Lima produk teratas (Semen 50 kg, Besi beton 10 mm, Keramik 40×40 /dus, Pasir /karung, Genteng metal /lembar) menyumbang 72% omzet.

Rekomendasi

  1. Siapkan stok semen, keramik, dan besi mulai Januari. Puncaknya jatuh di Februari–Maret; kekosongan stok di bulan itu paling mahal.
  2. Pindahkan sebagian stok cadangan ke cabang Selatan. Pertumbuhannya konsisten tiap bulan dan porsinya sudah mendekati cabang Timur.
  3. Pakai file ini sebagai templat bulanan. Tempel data baru ke tabel Penjualan; matriks, peringkat, dan top-5 ikut terbarui tanpa rumus diubah.

Keterbatasan

Data contoh ini tidak memuat retur, diskon, dan modal barang, jadi yang dihitung adalah omzet, bukan laba. Untuk laba, perlu kolom harga pokok per produk.

Yang saya pelajari

Satu rumus SUMIFS dengan referensi campuran ($A2, B$1) menggantikan 18 rumus yang diketik satu per satu, dan itulah yang membuat rekap bisa dipakai ulang tiap bulan.

Irfan Akbar Wildani

Pengelola KelasGratis · Excel, SQL, dan Python untuk kerja

Lihat portofolio

Proyek lain dari Irfan