Materi
Sesudah membaca, menyaring, dan menghitung, analis menutup pekerjaan dengan laporan insiden satu halaman. SP 800-61 menegaskan laporan mencatat FAKTA, bukan opini atau kesimpulan pribadi: tiap langkah diberi stempel waktu, dan tiap temuan bisa ditelusuri ke barisnya. Isi intinya mencakup: ringkasan, linimasa (apa terjadi kapan), indikator kompromi (indicators of compromise) seperti alamat IP dan nama akun, penilaian keparahan, dan langkah berikutnya termasuk eskalasi.
Keparahan menentukan urutan penanganan. SP 800-61 menimbang dampak fungsional, dampak informasi, dan upaya pemulihan. CISA NCISS menyusun tingkat prioritas (Emergency, Severe, High, Medium, Low, Baseline) agar organisasi memakai bahasa yang sama. Eskalasi, dalam SP 800-61r3, berarti menambah sumber daya atau melibatkan jenjang yang lebih tinggi ketika insiden perlu penanganan lebih besar. Laporan yang rapi memudahkan orang berikutnya bertindak cepat.
| Bagian laporan | Isi (fakta) |
|---|---|
| Linimasa | 13 Okt 18:20–18:23 UTC: 21 login gagal dari 203.0.113.45 |
| Indikator kompromi | IP 203.0.113.45; akun dicoba: root, admin, tamu |
| Keparahan | Satu login berhasil sesudah deretan gagal — perlu diperiksa |
| Eskalasi | Teruskan ke penyelia SOC untuk pemblokiran IP |