Dua kata kerja dipakai jauh lebih sering daripada yang lain: essere (adalah, menjadi) dan avere (punya). Keduanya tak beraturan, jadi bentuknya dihafal utuh, bukan diturunkan dari akhiran. Sesudah keduanya dikuasai, sebagian besar kalimat A1 sudah bisa dirakit.
| Orang | essere | avere |
|---|---|---|
| io | sono | ho |
| tu | sei | hai |
| lui / lei / Lei | è | ha |
| noi | siamo | abbiamo |
| voi | siete | avete |
| loro | sono | hanno |
essere dipakai untuk identitas, sifat, asal, dan keadaan: Sono indonesiano (Saya orang Indonesia), La casa è grande (Rumah itu besar). avere dipakai untuk kepemilikan, dan juga untuk sejumlah keadaan badan yang di Bahasa Indonesia tidak memakai kata "punya": ho fame (saya lapar), ho sete (saya haus), ho freddo (saya kedinginan), ho paura (saya takut). Umur pun memakai avere: ho vent'anni berarti "saya berumur dua puluh tahun", secara harfiah "saya punya dua puluh tahun".
Huruf h pada ho, hai, ha, dan hanno tidak pernah dibunyikan. Ia hanya pembeda tulisan: ha berarti "punya", sedangkan a berarti "ke"; hanno berarti "mereka punya", sedangkan anno berarti "tahun". Kalimat negatif dibentuk dengan meletakkan non tepat di depan kata kerjanya, tanpa kata bantu apa pun: Non sono italiano, Non ho tempo.
Kosakata pelajaran ini
- essereadalah
- averepunya
- quidi sini
- esistereada
- lìdi sana
- questoini
- cheitu
- Non vuoi essere ricco?Tidak maukah kamu menjadi kaya?
- Posso avere un bicchiere d'acqua?Bisa saya minta segelas air?
- Tu sei qui.Kamu di sini.