Materi
Ada dua cara menambah kapasitas. Skala vertikal (scale up/down) mengubah ukuran satu sumber daya, misalnya memindah aplikasi ke mesin virtual yang lebih besar; cara ini sering membuat sistem tidak tersedia sementara selama dipasang ulang, sehingga jarang diotomatiskan. Skala horizontal (scale out/in) menambah atau mengurangi jumlah instans; aplikasi tetap berjalan tanpa terputus selama instans baru disiapkan, dan instans berlebih dimatikan saat permintaan turun. Kemampuan menambah dan melepas kapasitas mengikuti permintaan inilah yang disebut NIST elastisitas cepat.
Autoscaling mengerjakan skala horizontal secara otomatis. Di AWS, sebuah grup punya ukuran minimum, maksimum, dan kapasitas yang diinginkan; jumlah instans tidak pernah turun di bawah minimum atau naik di atas maksimum. Di Google Cloud, autoscaler berbasis CPU menjaga utilisasi rata-rata semua vCPU grup di sekitar target, misalnya 75%: bila rata-ratanya di atas target, instans ditambah; bila di bawah, instans dikurangi. Karena total beban tetap, jumlah instans yang dibutuhkan kira-kira instans sekarang × utilisasi sekarang ÷ target, dibulatkan ke atas, lalu dijepit di antara minimum dan maksimum.
Contoh (angka karangan)
4 instans, rata-rata CPU 75%, target 50%
Total beban = 4 × 75% = 300% -> 300% ÷ 50% = 6 instans
Batas grup: min 2, maks 5 -> yang berjalan 5 instans