Materi
HTML adalah bahasa untuk memberi struktur pada isi halaman. Caranya, kamu membungkus setiap potongan isi dengan tag pembuka dan tag penutup. Tag penutup sama dengan pembukanya, ditambah garis miring. Pasangan tag beserta isinya disebut elemen.
<h1>Koperasi Melati</h1>
<p>Koperasi simpan pinjam warga RW 04, berdiri sejak 2011.</p>
<h2>Jam layanan</h2>
<p>Senin sampai Jumat, pukul 09.00 sampai 15.00.</p>Ingat satu hal: browser membaca elemen, bukan spasi. Menekan Enter dua kali di editor tidak membuat jarak di halaman. Kalau kamu ingin paragraf baru, tulis elemen p baru.
Heading punya enam tingkat, h1 sampai h6. Angkanya menyatakan kedudukan, bukan ukuran huruf. h1 adalah judul halaman dan cukup ditulis sekali. h2 untuk judul bagian, h3 untuk anak bagian. Ukuran huruf nanti kamu atur dengan CSS di modul terakhir.
- h1: judul halaman, cukup satu.
- h2: judul tiap bagian. h3: judul anak bagian.
- p: satu paragraf teks.
- Turun satu tingkat setiap kali. Jangan melompat dari h1 ke h4.
Kenapa tingkatnya penting? Pembaca layar menyusun daftar judul dari tingkat yang kamu tulis. Penggunanya melompat dari judul ke judul, seperti membaca daftar isi. Kalau tingkatnya melompat dari h1 ke h4, pendengar mengira ada dua bagian yang terlewat.
<h1>Posyandu Kenanga</h1>
<p>Pos pelayanan kesehatan balita di RT 03.</p>
<h2>Jadwal penimbangan</h2>
<p>Setiap Selasa kedua, pukul 08.00.</p>
<h2>Layanan</h2>
<p>Penimbangan, imunisasi, dan konsultasi gizi.</p>
<h3>Imunisasi</h3>
<p>Bawa buku KIA setiap kali datang.</p>Baca contoh di atas dari atas ke bawah. Ada satu h1, dua h2, lalu satu h3. Setiap judul langsung disusul paragrafnya. h3 itu milik h2 terakhir di atasnya, yaitu Layanan. Kamu tidak perlu menjorokkan kode, karena tingkat ditentukan angka di nama tag.
