Materi
Setelah judul utama, kamu memecah isi dengan h2 dan h3. Untuk butir yang setara dan pendek, pakai daftar. Ada dua jenis. ul membuat daftar berbutir, untuk hal yang urutannya tidak penting. ol membuat daftar bernomor, untuk langkah yang harus dikerjakan berurutan. Di dalam keduanya, setiap butir ditulis dengan li.
<h2>Syarat menjadi anggota</h2>
<ul>
<li>Kartu tanda penduduk RW 04</li>
<li>Simpanan pokok Rp50.000</li>
</ul>
<h2>Cara mendaftar</h2>
<ol>
<li>Isi formulir di kantor koperasi</li>
<li>Serahkan fotokopi kartu tanda penduduk</li>
<li>Bayar simpanan pokok</li>
</ol>Kenapa tidak ditulis biasa dengan tanda hubung saja? Karena pembaca layar menyebut jumlah butir daftar lebih dulu, dan penggunanya bisa melompat antarbutir. Teks biasa yang diberi tanda hubung tidak punya keduanya.
Daftar boleh bersarang. Daftar anak ditulis di dalam li induknya, sebelum tag penutup li itu. Jangan taruh di antara dua li, karena butir anak lalu terhitung sebagai butir baru yang setara dengan induknya.
Untuk menandai kata, ada dua elemen. strong menandai isi yang penting, misalnya batas waktu atau peringatan. em menandai penekanan ucapan yang mengubah arti kalimat. Browser menampilkan strong tebal dan em miring. Ada juga b dan i, yang hanya menebalkan dan memiringkan tanpa makna apa pun. Jadi pilih elemen dari maksudnya, bukan dari tampilannya.
