Materi
Rendra merasa konveksinya tumbuh: total pendapatan Juli sampai September lebih dari Rp250.000.000. Namun setiap akhir bulan saldo rekeningnya hampir kosong. Sebelum membuka rekening baru, ia ingin melihat apa yang terjadi seandainya kuartal itu dijalankan dengan rumus dibalik: laba 5% dari pendapatan riil diambil lebih dulu, dan semua pengeluaran lain — gaji pemilik, pajak, dan biaya operasional — harus muat di sisanya.
Bagian pertama misi menyusun lembar kuartal itu: pendapatan riil, laba di depan, batas pengeluaran lain, dan selisihnya terhadap pengeluaran sebenarnya. Selisih negatif berarti pengeluaran melewati batas; Profit First membaca angka itu sebagai besarnya biaya yang perlu ditekan, bukan alasan menghapus laba. Bagian berikutnya membandingkan laba di depan dengan uang yang tersisa bila kuartal itu dijalankan dengan cara lama.
Bagian terakhir kembali ke pagar kelas ini. Laporan laba rugi kuartal disusun akuntan Rendra dengan basis akrual, dan angkanya tidak harus sama dengan isi rekening laba. OpenStax mencatat bahwa arus kas sering berbeda jauh dari laba bersih berbasis akrual, dan itulah alasan laporan arus kas disusun terpisah.