Materi
Glosarium NIST mendefinisikan hardening sebagai proses untuk menghilangkan jalan serangan dengan menambal kerentanan dan mematikan layanan yang tidak dibutuhkan. NIST SP 800-123 menjelaskan alasannya: konfigurasi bawaan pabrikan mengutamakan fitur dan kemudahan, bukan keamanan, karena pabrikan tidak tahu kebutuhan setiap organisasi. Langkah awalnya: tambal dan perbarui sistem operasi; hapus atau matikan layanan, aplikasi, dan protokol jaringan yang tidak perlu; atur autentikasi pengguna; atur kontrol sumber daya; pasang kontrol tambahan bila dibutuhkan; lalu uji keamanannya.
Menghapus lebih kuat daripada sekadar mematikan: layanan yang komponennya sudah dihapus tidak bisa dinyalakan kembali oleh penyerang atau oleh salah ketik admin, dan setiap layanan tambahan adalah satu jalan masuk lagi. Untuk akun, SP 800-123 meminta akun bawaan yang tidak perlu dihapus atau dimatikan karena nama dan kata sandinya dikenal luas; akun bawaan yang dipertahankan diganti nama dan kata sandinya; akun yang perlu ada tetapi tidak butuh login interaktif diberi shell kosong seperti /bin/false; dan hak diberikan lewat grup, bukan orang per orang.
Langkah itu dituangkan ke daftar periksa. NIST SP 800-70 menyebut daftar periksa konfigurasi keamanan, yang juga disebut lockdown guide, hardening guide, atau benchmark, sebagai dokumen berisi instruksi untuk mengonfigurasi produk, memverifikasi konfigurasinya, dan mengenali perubahan tidak sah. NIST mengumpulkannya di National Checklist Program.