Materi
Program di Ubuntu dan Debian dipasang sebagai paket .deb: arsip berisi berkas program beserta keterangan nama, versi, dan dependensi, yaitu paket lain yang harus terpasang lebih dulu. dpkg memasang dan menghapus berkas paket yang sudah ada di disk, tetapi tidak mengunduh apa pun dan tidak mengambil dependensi. apt bekerja di atas dpkg: ia membaca daftar repositori, mengunduh paket beserta dependensinya, lalu menyerahkan pemasangannya ke dpkg.
Repositori dicatat di folder /etc/apt/sources.list.d dalam dua format yang memuat keterangan sama: jenis (deb), URI server, suite atau nama rilis (misalnya noble dan noble-security), dan komponen (main, universe, dan seterusnya). Format satu baris di berkas .list menaruh semuanya dalam satu baris; format deb822 di berkas .sources memakai satu medan per baris. Baris berawalan # adalah komentar.
# berkas .list (satu baris)
deb http://archive.ubuntu.com/ubuntu noble main universe
# berkas .sources (deb822), isi yang sama
Types: deb
URIs: http://archive.ubuntu.com/ubuntu
Suites: noble
Components: main universe
Signed-By: /usr/share/keyrings/ubuntu-archive-keyring.gpgapt update hanya mengunduh indeks paket, yaitu daftar versi yang tersedia di setiap repositori; belum ada program yang berubah. apt upgrade memasang versi baru bagi paket yang sudah terpasang berdasarkan indeks itu. Ia boleh menambah paket demi dependensi, tetapi tidak pernah menghapus paket; pembaruan yang menuntut penghapusan dilewati. apt full-upgrade boleh menghapus paket bila perlu. Upgrade tanpa update memakai daftar versi lama.
Kesalahan umum: mengira apt update sudah memperbarui program. Kesalahan kedua: memasang berkas .deb dengan dpkg -i lalu bingung melihat pesan dependency problems; dpkg memang tidak mengambil paket yang dibutuhkan.