Materi
ssh membuka sesi terenkripsi ke server, misalnya ssh ani@10.0.4.20, atau ssh -p 2222 ani@10.0.4.20 bila server tidak memakai port 22. Kali pertama menyambung, ssh menampilkan sidik jari kunci host server dan meminta persetujuan. Kunci yang diterima disimpan di ~/.ssh/known_hosts dan dicocokkan setiap kali menyambung lagi.
Sidik jari dicocokkan lewat jalur lain, misalnya admin menjalankan ssh-keygen -l -f pada kunci host di server dan membacakan hasilnya. Bila kunci host berubah, ssh memperingatkan dan mematikan login kata sandi untuk sambungan itu, karena perubahan seperti itu bisa berarti ada pihak yang menyamar sebagai server. Bila perubahannya sudah dipastikan sah, misalnya server dipasang ulang, entri lama dihapus dengan ssh-keygen -R alamat.
$ ssh-keygen -t ed25519 -C "budi@laptop-gudang"
$ ls ~/.ssh
id_ed25519 id_ed25519.pub known_hostsLogin dengan kunci memakai pasangan buatan ssh-keygen, dengan jenis bawaan ed25519. id_ed25519 adalah kunci rahasia yang tidak pernah meninggalkan laptopmu; id_ed25519.pub adalah kunci publik yang boleh dibagikan. Passphrase mengenkripsi kunci rahasia, sehingga berkas yang tercuri tidak langsung bisa dipakai.
Di server, kunci publik yang boleh masuk sebagai seorang pengguna ditulis di ~/.ssh/authorized_keys milik pengguna itu, satu kunci per baris: opsi (boleh kosong), jenis kunci, kunci dalam base64, lalu komentar. Opsi from="10.0.4.0/24" membatasi asal sambungan bagi kunci itu. ssh-copy-id menambahkan kunci publik ke berkas tersebut lewat SSH.
ssh-ed25519 AAAAC3NzaC1lZDI1NTE5AAAAIBudiGudang01 budi@laptop-gudang
from="10.0.4.0/24" ssh-ed25519 AAAAC3NzaC1lZDI1NTE5AAAAISariKantor02 sari@pc-kantor