Materi
Di audio digital, amplitudo diukur dalam desibel di bawah skala penuh, disingkat dBFS. Dokumentasi Audition mencatat amplitudo terbesar yang mungkin adalah 0 dBFS, dan semua amplitudo di bawahnya ditulis sebagai angka negatif. Meter level menampilkan dBFS; bila level terlalu rendah mutu suara turun, dan bila terlalu tinggi terjadi clipping, yaitu puncak gelombang terpotong karena melampaui angka terbesar yang bisa disimpan, sehingga muncul distorsi. Indikator clip berwarna merah di meter menyala ketika level melewati 0 dB. Audition juga mencatat bahwa nilai dBFS tidak sama dengan tekanan suara akustik yang diukur dalam dB.
Puncak tertinggi tidak sama dengan kerasnya suara yang dirasakan. EBU R 128 mencatat bahwa normalisasi berdasarkan puncak menimbulkan perbedaan kekerasan yang besar antarprogram, sehingga standar itu memakai loudness yang diukur menurut ITU-R BS.1770 dengan satuan LUFS dan LU. R 128 menetapkan target loudness program −23,0 LUFS, dan true peak tidak boleh melewati −1 dBTP. EBU Tech 3341 mencatat bahwa 1 LU setara dengan 1 dB, sehingga penguatan yang dibutuhkan adalah target dikurangi hasil ukur, dan penguatan yang sama menggeser puncaknya sebesar itu juga. Target loudness platform streaming tidak diajarkan di sini karena tidak ditetapkan dalam dokumentasi resmi yang bisa dirujuk.
Program terukur −20 LUFS dengan true peak −6 dBTP
penguatan = −23 − (−20) = −3 dB
setelah dikecilkan: −23 LUFS, true peak −6 − 3 = −9 dBTP