Materi
Audio tak terkompresi disimpan sebagai PCM: deret angka, satu untuk setiap sampel. Audition mencatat berkas WAV berisi kepala kecil yang menyebut sample rate dan bit depth, lalu deretan panjang angka sampel. Karena itu ukurannya bisa dihitung langsung. MDN memberi contohnya: audio stereo 16 bit (2 byte) pada 48 kHz membutuhkan 2 × 2 × 48.000 = 192.000 byte per detik. Dalam bit, bitrate PCM = sample rate × bit depth × jumlah kanal, dan ukuran berkas = bitrate × durasi ÷ 8.
Audio terkompresi dinyatakan dengan bitrate tetap atau rata-rata. MDN mencatat MP3 mode MPEG-1 mendukung 32 sampai 320 kbps, Opus 6 sampai 510 kbps, dan AAC sampai 512 kbps; untuk AAC dan Opus, bitrate minimum yang disarankan untuk stereo adalah 96 kbps pada 48 kHz. Ukurannya dihitung dengan rumus yang sama seperti video: bitrate × durasi ÷ 8. MDN juga membandingkan hasilnya: kompresi lossless seperti FLAC jarang menghasilkan lebih kecil dari 40 sampai 50 persen ukuran asli, sedangkan kompresi lossy modern bisa mengecilkan audio sampai 5 sampai 20 persen ukuran asli. Ada dua cara mengatur bitrate: CBR memakai bitrate tetap, sedangkan VBR memakai mutu tetap dan membiarkan bitratenya naik turun.
CD: 44.100 × 16 × 2 = 1.411.200 bit per detik ≈ 1411,2 kbps
Lagu 3 menit pada 192 kbps: 192.000 × 180 ÷ 8 = 4.320.000 byte = 4,32 MB