Materi
Di metode sepuluh jari, setiap jari punya wilayah tombolnya sendiri. Titik awalnya disebut posisi dasar. Empat jari kirimu duduk di A S D F. Empat jari kananmu duduk di J K L dan titik koma. Kedua ibu jari menggantung di atas spasi.
Menyiapkan posisi dasar
- Duduk tegak. Siku menekuk kira-kira siku-siku.
- Raba tombol F dan J. Keduanya punya tonjolan kecil.
- Taruh telunjuk kiri di F dan telunjuk kanan di J.
- Jatuhkan tiga jari lain ke tombol sebelahnya: D S A di kiri, K L ; di kanan.
- Angkat pergelangan sedikit dari meja, lalu arahkan mata ke layar.
Tonjolan di F dan J adalah penanda pulang. Saat jarimu tersesat, raba tonjolan itu dengan telunjuk. Tujuh jari lain akan ikut kembali ke tempatnya. Di pelajaran ini telunjuk tidak perlu bergeser. Ia hanya menekan tombol yang sedang ia duduki.
| Tombol | Jari |
|---|---|
| F | Telunjuk kiri |
| J | Telunjuk kanan |
| Spasi | Ibu jari |
Cara memulai latihan
- Klik kotak teks latihan. Tulisan di atasnya berubah jadi "Siap menerima ketukan".
- Letakkan jari di posisi dasar. Waktu belum berjalan, jadi kamu tidak perlu buru-buru.
- Ketik huruf yang disorot. Waktu mulai dihitung di ketukan pertama.
- Papan ketik di layar menyalakan tombol berikutnya dan menyebut jarinya. Lirik papan itu kalau lupa, jangan menunduk ke papan ketikmu.
- Huruf merah berarti salah. Tekan Backspace sampai teks cocok lagi, lalu lanjutkan.
- Begitu teks selesai, hasilnya langsung diperiksa. Mau mengulang? Klik "Ulangi latihan" atau tekan Ctrl+Enter.
Kesalahan pemula yang paling sering adalah menunduk ke papan ketik setiap kali ragu. Akibatnya jari tidak pernah hafal. Tahan pandanganmu di layar, lalu ketik pelan dengan jeda yang rata. Kotak latihan hanya menerima teks yang tertulis. Latihan tambahan, seperti mengetik satu pasang huruf berulang, kerjakan di aplikasi catatan seperti Notepad.