Materi
Arti max-age, no-cache, ETag, dan 304 sudah dibahas di kelas HTTP dan API Web (pelajaran Cache HTTP); di sini aturannya dipakai untuk memutuskan kebijakan per berkas. web.dev membagi URL menjadi dua jenis. URL bersidik (fingerprinted) memuat hash isi berkas di namanya, misalnya app.3f9a2c1b.js. Isinya tidak pernah berubah, karena setiap perubahan menghasilkan nama baru, sehingga respons boleh disimpan setahun: Cache-Control: max-age=31536000, ditambah immutable yang menurut artikel Love your cache mencegah sebagian peramban memeriksa ulang ke server.
URL tanpa versi, terutama dokumen HTML, tidak bisa diberi umur panjang karena perubahannya tidak akan sampai ke pengunjung. Untuk URL ini web.dev memakai no-cache, yang berarti salinan boleh disimpan tetapi wajib divalidasi ulang ke server sebelum dipakai. Dengan ETag, validasi ulang yang cocok dijawab 304 tanpa badan, jadi yang lewat jaringan hanya header. HTML yang dipersonalisasi untuk pengguna masuk ditangani lain: web.dev menyarankan HTML seperti itu tidak di-cache sama sekali.
| URL (contoh Penginapan Pantai Indah) | Cache-Control |
|---|---|
| /index.html | no-cache (+ ETag) |
| /aset/gaya.8d41c2e0.css | max-age=31536000, immutable |
| /aset/peta.png | no-cache (+ ETag) |