Laporan sering membutuhkan dua grafik berdampingan, misalnya omzet per cabang di kiri dan tren bulanan di kanan. plt.subplots(1, 2) membuat satu Figure dengan satu baris dan dua kolom Axes. Nilai keduanya ditampung sebagai pasangan: fig, (ax1, ax2) = plt.subplots(1, 2). Setiap Axes diperlakukan sama seperti ax di pelajaran sebelumnya, dengan judul dan labelnya sendiri.
fig, (ax1, ax2) = plt.subplots(1, 2, figsize=(10, 4))
ax1.bar(cabang, omzet)
ax2.plot(bulan, tren)Argumen figsize menetapkan ukuran Figure dalam inci, dengan urutan (lebar, tinggi). Dua grafik berdampingan dalam ukuran bawaan 6,4 × 4,8 inci menjadi sempit, jadi lebar ditambah. fig.suptitle("...") menulis judul keseluruhan di atas semua Axes, terpisah dari judul masing-masing grafik. Semua Axes dalam satu Figure bisa dibaca kembali lewat fig.axes.
Argumen sharey=True membuat kedua grafik memakai skala sumbu y yang sama. Tanpanya, setiap Axes mengatur skalanya sendiri, dan dua batang yang tingginya sama di layar bisa mewakili angka yang jauh berbeda.
Kesalahan umum: menulis fig, ax = plt.subplots(1, 2) lalu memanggil ax.plot. ax di sini berisi larik dua Axes, bukan satu, sehingga pemanggilan itu berhenti dengan AttributeError.