Panduan
Cara membuat daftar isi otomatis di Word, plus daftar tabel dan daftar gambar yang ikut berubah saat revisi
Langkah membuat daftar isi otomatis di Microsoft Word untuk skripsi dan laporan: menyiapkan gaya Heading, menyisipkan daftar isi, memberi keterangan tabel dan gambar, membuat daftar tabel dan daftar gambar, memperbaruinya setelah revisi, dan memperbaiki lima masalah yang paling sering membuat daftar isi kosong, dobel, atau nomor halamannya salah.
Ditulis Redaksi KelasGratis · Terbit
Untuk Mahasiswa dan staf yang menyusun skripsi, laporan magang, atau laporan kantor panjang di Word dan masih mengetik daftar isi dengan tangan.

Daftar isi yang diketik dengan tangan salah pada revisi pertama: satu paragraf yang ditambah di BAB II menggeser semua nomor halaman sesudahnya. Daftar isi otomatis di Word tidak punya masalah itu, asalkan dua syaratnya dipenuhi: judul memakai gaya Heading, dan daftar isinya diperbarui sebelum disimpan. Penilaian redaksi di artikel ini berdasarkan sumber yang dicantumkan di bagian akhir.
Syarat pertama: semua judul memakai gaya Heading
Daftar isi otomatis disusun dari paragraf bergaya Heading 1, Heading 2, Heading 3, dan seterusnya. Judul bab memakai Heading 1, subbab Heading 2, sub-subbab Heading 3. Judul yang hanya ditebalkan dan diperbesar tidak akan masuk daftar isi. Cara tercepat memeriksanya adalah Panel Navigasi (Navigation Pane) dari tab Tampilan (View): apa yang tampil di panel itu adalah apa yang akan tampil di daftar isi.
| Tingkat | Contoh di skripsi | Gaya |
|---|---|---|
| Bab | BAB II TINJAUAN PUSTAKA | Heading 1 |
| Subbab | 2.1 Landasan Teori | Heading 2 |
| Sub-subbab | 2.1.1 Definisi Kepuasan Pelanggan | Heading 3 |
| Halaman awal yang ikut daftar isi | KATA PENGANTAR, ABSTRAK | Heading 1, atau gaya khusus yang ditambahkan ke daftar isi |
Langkah 1: sisipkan daftar isi
- Letakkan kursor di halaman DAFTAR ISI, di bawah judulnya.
- Buka tab Referensi (References), klik Daftar Isi (Table of Contents).
- Pilih salah satu gaya otomatis, atau Daftar Isi Kustom (Custom Table of Contents) untuk mengatur berapa tingkat heading yang ditampilkan dan bentuk titik-titik pengantar ke nomor halaman.
- Kalau pedomanmu hanya menampilkan sampai subbab, atur Tampilkan tingkat (Show levels) menjadi 2.
Judul DAFTAR ISI sendiri sebaiknya tidak memakai Heading 1, supaya tidak muncul di dalam daftar isinya. Beri gaya lain, misalnya gaya judul buatan sendiri dengan format yang sama.
Langkah 2: keterangan tabel dan gambar
Daftar tabel dan daftar gambar bekerja dengan cara yang sama, tetapi sumbernya keterangan, bukan heading. Pilih tabel atau gambar, lalu Referensi > Sisipkan Keterangan (Insert Caption). Pilih label Tabel atau Gambar; kalau labelnya belum ada, buat dengan Label Baru (New Label). Word menomori keterangan berurutan dan menomori ulang semuanya bila ada gambar yang disisipkan di tengah. Bila pedomanmu memakai nomor bab di depan, seperti Gambar 2.3, Word bisa menambahkan nomor bab ke keterangan asalkan judul bab memakai gaya Heading yang bernomor.
Letak keterangan mengikuti pedoman: banyak pedoman menaruh keterangan tabel di atas tabel dan keterangan gambar di bawah gambar, tetapi cek pedomanmu. Pengaturan ini dipilih di kotak Sisipkan Keterangan, di bagian Posisi (Position).
Langkah 3: daftar tabel dan daftar gambar
Letakkan kursor di halaman DAFTAR TABEL, lalu Referensi > Sisipkan Daftar Gambar (Insert Table of Figures). Di kotak dialognya, ubah Label keterangan (Caption label) menjadi Tabel. Ulangi di halaman DAFTAR GAMBAR dengan label Gambar. Nama perintahnya memang Daftar Gambar untuk keduanya; yang membedakan adalah label yang dipilih.
Langkah 4: perbarui sebelum disimpan
Daftar isi, daftar tabel, dan daftar gambar adalah isian (field) yang tidak memperbarui dirinya sendiri. Klik daftar isinya, pilih Perbarui Tabel (Update Table), lalu Perbarui seluruh tabel (Update entire table) bila ada judul yang berubah, atau Perbarui nomor halaman saja bila hanya halamannya yang bergeser. Cara paling aman sebelum mengirim ke pembimbing: pilih seluruh dokumen dengan Ctrl+A, lalu tekan F9.
Lima masalah yang paling sering, dan penyebabnya
| Gejala | Penyebab | Perbaikan |
|---|---|---|
| Daftar isi kosong atau hanya berisi beberapa bab | Judul belum memakai gaya Heading | Terapkan Heading 1/2/3, lalu perbarui seluruh tabel |
| Paragraf isi ikut masuk daftar isi | Paragraf itu tidak sengaja bergaya Heading | Ubah gayanya ke Normal |
| Nomor halaman di daftar isi tidak cocok | Daftar isi belum diperbarui | Perbarui nomor halaman saja, atau Ctrl+A lalu F9 |
| Tulisan "Error! Bookmark not defined." | Daftar isi disalin dari berkas lain atau judulnya terhapus | Hapus daftar isi, sisipkan ulang dari Referensi |
| Daftar gambar kosong | Label keterangan di dialog salah, atau gambar belum diberi keterangan | Periksa label, beri keterangan lewat Sisipkan Keterangan |
Gaya Heading 1 dan 2, dan kenapa gaya lebih baik daripada huruf besar yang ditebalkan, dilatih di kelas Dokumen Rapi dengan Microsoft Word dengan latihan yang diperiksa otomatis. Daftar isinya sendiri belum punya latihan otomatis, jadi langkah di atas adalah bagian yang perlu kamu coba langsung di berkas skripsimu.
Pertanyaan yang sering muncul
Bagaimana supaya KATA PENGANTAR dan ABSTRAK ikut masuk daftar isi tanpa bernomor bab?
Beri judul-judul itu gaya Heading 1 yang tidak memakai penomoran bab, atau buat gaya khusus lalu tambahkan gaya itu ke daftar isi lewat Daftar Isi Kustom, bagian Opsi (Options), dengan tingkat 1.
Apakah daftar isi otomatis tetap benar setelah disimpan sebagai PDF?
Ya, selama daftar isinya diperbarui sebelum disimpan. PDF menyimpan apa yang tampil saat itu; kalau daftar isinya belum diperbarui, nomor halaman yang salah ikut tersimpan di PDF.
Kenapa titik-titik di daftar isi saya tidak rata ke kanan?
Daftar isi otomatis memakai perhentian tab kanan dengan titik-titik pengantar. Kalau titiknya berantakan, biasanya daftar isi diketik manual atau gaya TOC diubah. Sisipkan ulang dari Referensi lalu atur bentuk titiknya di Daftar Isi Kustom.
Lanjut dari sini
Bagian dari panduan Format skripsi di Word: gaya heading, daftar isi otomatis, nomor halaman, dan keterangan gambar yang tetap rapi setelah direvisi