Alat · Bisnis & Keuangan
Kalkulator PPh 21 Bulanan dan Desember (TER)
Hitung potongan PPh 21 dengan tarif efektif PP 58/2023 untuk Januari–November, lalu simulasikan Desember dengan tarif Pasal 17 dan PTKP.
Gratis, tanpa login · diproses di perangkatmu · aturan dicek 22 Sep 2026
Bagikan
Tautan alat
Pasang di situsmu
Boleh untuk blog, situs kampus, atau intranet kantor.
<iframe src="https://kelasgratis.com/alat/kalkulator-pph21?embed=1" width="100%" height="640" style="border:1px solid #e4e4e7;border-radius:12px" title="Kalkulator PPh 21 Bulanan dan Desember (TER) — KelasGratis" loading="lazy"></iframe>
Kalkulator PPh 21 Bulanan dan Desember (TER)
Alat terkait
- Pilih status PTKP pada awal tahun pajak. Status itu menentukan kategori A, B, atau C.
- Isi penghasilan bruto sebulan: seluruh penghasilan dari pemberi kerja pada masa pajak itu.
- Mode satu bulan memakai tarif efektif untuk Januari–November. Mode setahun menambahkan THR/bonus di bulan pembayarannya dan menghitung Desember dengan tarif Pasal 17.
Mencari baris tarif dari tabel bertingkat seperti ini adalah pekerjaan IF dan VLOOKUP. Buka kelas Rumus Logika dan Syarat — gratis sampai selesai, latihannya dinilai otomatis.
Januari–November: PPh 21 = tarif efektif bulanan (TER) × penghasilan bruto sebulan. Kategori A, B, atau C ditentukan status PTKP pada awal tahun (PP 58/2023 Pasal 2), dan tarifnya dibaca dari tabel lampiran sesuai besar bruto.
Desember (masa pajak terakhir): penghasilan neto setahun = bruto setahun − biaya jabatan (5%, maks. Rp6.000.000) − iuran pensiun/JHT/JP yang dibayar pegawai. PKP = neto − PTKP (Rp54.000.000 diri sendiri, +Rp4.500.000 kawin, +Rp4.500.000 per tanggungan maks. 3), dibulatkan ke bawah ke ribuan. PPh setahun memakai tarif Pasal 17: 5% s.d. Rp60 juta, 15% s.d. Rp250 juta, 25% s.d. Rp500 juta, 30% s.d. Rp5 miliar, 35% di atasnya. PPh Desember = PPh setahun − PPh Januari–November.
Contoh: pegawai K/0 bergaji Rp10 juta (kasus resmi DJP)
- Januari–November: kategori A, TER 2% × Rp10.000.000 = Rp200.000 per bulan.
- Setahun: bruto Rp120.000.000 − biaya jabatan Rp6.000.000 − iuran pensiun Rp1.200.000 = neto Rp112.800.000.
- PKP = Rp112.800.000 − PTKP K/0 Rp58.500.000 = Rp54.300.000; PPh setahun 5% = Rp2.715.000.
- Desember = Rp2.715.000 − (11 × Rp200.000) = Rp515.000.
Kesalahan yang sering terjadi
- Memakai TER untuk menghitung Desember membuat hasil keliru; Desember dihitung dengan tarif Pasal 17 atas setahun.
- Status PTKP yang dipakai adalah keadaan awal tahun pajak, bukan saat menghitung; menikah di tengah tahun baru berlaku tahun berikutnya.
- THR dan bonus ikut menambah bruto pada bulan dibayarkan sehingga tarif bulan itu naik; masukkan di bulan yang benar pada simulasi setahun.
Kenapa PPh 21 Desember lebih besar dari bulan lain?
Karena di Desember pajak dihitung ulang setahun penuh dengan tarif Pasal 17, lalu dikurangi yang sudah dipotong. Tarif efektif bulanan tidak persis sama dengan beban pajak setahun, jadi selisihnya diselesaikan di Desember. Bila potongan Januari–November sudah terlalu besar, Desember bisa berupa pengembalian.
Apakah Kalkulator PPh 21 ini gratis?
Gratis dan tanpa akun. Prosesnya berjalan di peramban kamu; masukan dan berkasmu tidak dikirim ke server kami dan tidak disimpan setelah halaman ditutup.
Dari mana aturan dan rumusnya?
Dari JDIH BPK — PP 58/2023; JDIH BPK — PMK 168/2023; DJP — Materi PMK 168 Tahun 2023 tentang PPh Pasal 21 (TER), diperiksa 22 Sep 2026. Alat ini membantu menghitung, bukan memberi nasihat hukum atau pajak; aturan bisa berubah, jadi cocokkan kembali untuk keputusan resmi.
Boleh dipasang di situs saya?
Boleh. Buka menu Bagikan di halaman ini lalu salin kode embed; bingkainya menampilkan alat saja beserta tautan balik ke https://kelasgratis.com/alat/kalkulator-pph21.