Materi
RFC 9293 menyebut three-way handshake sebagai prosedur membuka koneksi TCP. Di keluaran tcpdump urutannya tampak sebagai tiga baris: klien mengirim [S], server menjawab [S.], dan klien menutup jabat tangan dengan [.]. Sesudah itu data mengalir dalam paket [P.] yang diakui dengan [.]. Penutupan memakai FIN: satu sisi mengirim [F.], sisi lain mengakuinya dan mengirim FIN-nya sendiri, lalu FIN terakhir diakui.
RFC 9293 juga mengatur penolakan: bila koneksi yang dituju tidak ada, segmen apa pun selain reset dijawab reset, dan SYN yang tidak cocok dengan koneksi mana pun ditolak dengan cara itu. Jadi SYN ke port yang tidak mendengarkan dijawab [R.]. Dari jawaban atas sebuah SYN, analis membaca tiga keadaan: [S.] berarti port mendengarkan; [R.] berarti port tertutup; tidak ada jawaban sama sekali, sering disertai SYN yang dikirim ulang, berarti paket tidak sampai atau ditahan di jalur, sehingga keadaan port tidak bisa dipastikan. Diagnosis jalurnya dibahas di kelas Jaringan Lanjutan.
Ada pola keempat: klien mengirim [S], server menjawab [S.], lalu klien mengirim [R] alih-alih [.]. Koneksinya tidak pernah selesai. Satu kejadian bisa wajar, tetapi bila berulang ke banyak port dari satu sumber, itu ciri pemindaian yang dibahas di pelajaran berikutnya.