Materi
Setiap huruf di sebuah fon duduk pada garis yang sama, disebut baseline atau garis dasar. Pedoman desain karakter Microsoft menjelaskan bahwa huruf kecil yang datar, seperti x, u, dan z, rata dengan x-height di atas dan baseline di bawah. x-height adalah tinggi huruf kecil tanpa tangkai; spesifikasi CSS mencatat namanya berasal dari tinggi huruf x, dan satuan CSS ex setara dengan x-height fon yang dipakai.
Bagian yang naik melewati x-height disebut ascender, seperti tangkai pada b, d, f, h, k, dan l. Bagian yang turun di bawah baseline disebut descender, seperti ekor pada g, j, p, q, dan y. Microsoft memberi f sebagai contoh ascender bulat, serta g dan j sebagai contoh descender. Dua fon dengan ukuran huruf yang sama dapat tampak berbeda besar karena x-height-nya berbeda.
| Istilah | Artinya | Contoh huruf |
|---|---|---|
| Baseline | Garis tempat huruf duduk | Dasar a, n, x |
| x-height | Tinggi huruf kecil tanpa tangkai | x, u, z |
| Ascender | Bagian yang naik di atas x-height | b, d, h, l |
| Descender | Bagian yang turun di bawah baseline | g, p, q, y |
Keluarga huruf dikelompokkan dari ujung goresannya. MDN menjelaskan kelompok serif sebagai huruf dengan goresan akhir, ujung melebar atau meruncing, atau kait kecil di ujung, contohnya Palatino; kelompok sans-serif sebagai huruf dengan ujung goresan polos, contohnya Open Sans dan Fira Sans. Pada kata “kopi”, tangkai k adalah ascender dan ekor p adalah descender.