Materi
Apple menuliskan bahwa ekstensi nama berkas umumnya disembunyikan di macOS, dan Windows pun dapat diatur untuk tidak menampilkannya. Penyerang memanfaatkan hal itu. CISA menjelaskan teknik ekstensi ganda: berkas bernama File.txt.exe dapat tampil sebagai File.txt saja, padahal ekstensi terakhir, .exe, adalah jenis aslinya dan menentukan cara berkas itu dijalankan. Ekstensi pertama dipilih dari jenis yang tampak tidak berbahaya, seperti .txt, .doc, atau .jpg, sedangkan ekstensi terakhir dari jenis yang dapat dijalankan, seperti .exe, .lnk, .hta, atau .scr.
Microsoft mendaftar jenis berkas yang diblokir Outlook sebagai lampiran karena sering membawa virus, antara lain .exe, .bat, .cmd, .js, .vbs, .scr, .lnk, .msi, dan .iso. Halaman yang sama mencatat bahwa arsip terkompresi berekstensi lain tidak dikenali Outlook sebagai ancaman. Artinya, sebuah program di dalam berkas .zip dapat lolos sampai ke kotak masuk, dan tetap berupa program setelah diekstrak.
Jalur ketiga adalah makro di dokumen Office. Microsoft menulis bahwa makro sering dipakai untuk menyebarkan perangkat perusak, dan tidak diperlukan untuk membaca atau menyunting dokumen. Penyerang membuat dalih, misalnya membatalkan pesanan atau membaca dokumen hukum, lalu membujuk penerima mengaktifkan konten.