Materi
Halaman The Perils of Multitasking dari Cornell Learning Strategies Center menyatakan bahwa kebanyakan orang tidak benar-benar mengerjakan dua hal sekaligus; yang terjadi adalah microtasking, yaitu berpindah bolak-balik dengan cepat antar tugas, bukan melakukan keduanya serentak. Setiap kali kembali ke sebuah tugas, otak harus mengenali ulang tugasnya, mencari kembali posisi terakhir, dan mengingat langkah berikutnya. Itulah biaya berpindah tugas (context-switching): bukan gratis, melainkan menambah waktu tiap kali berpindah.
Halaman itu menyebut tiga akibat mencoba multitasking. Pertama, melambat: tugas jadi lebih lama karena harus mengakrabkan diri lagi setiap kembali. Kedua, lebih banyak keliru: berpindah-pindah melelahkan otak sehingga kesalahan bertambah. Ketiga, ingatan lebih buruk: yang dipelajari tidak terekam baik ke memori jangka panjang. Anjurannya adalah monotasking, yaitu fokus pada satu tugas, ditambah jeda terjadwal dan aplikasi pemblokir distraksi.
| Anggapan | Kenyataan menurut Cornell LSC |
|---|---|
| Saya mengerjakan dua hal sekaligus | Sebenarnya berpindah bolak-balik cepat (microtasking) |
| Berpindah tugas tidak memakan waktu | Tiap kembali harus mengakrabkan diri lagi, jadi melambat |
| Multitasking membuat saya ingat lebih banyak | Yang dipelajari tidak terekam baik ke memori jangka panjang |