Materi
Notulen dan surat kerja memakai tanda baca yang jarang muncul di prosa biasa. EYD V memakai titik koma untuk memisahkan bagian perincian yang sudah mengandung koma atau yang berupa frasa kerja, tanda kurung untuk mengapit keterangan tambahan atau penanda perincian seperti (1) dan (2), dan tanda petik untuk mengapit petikan langsung. Tanda hubung menyambung bentuk ulang seperti tukar-menukar.
Titik koma berada di tombol yang sama dengan titik dua, pada posisi dasar kelingking kanan: titik koma tanpa Shift, titik dua dengan Shift kiri. Kurung buka dan tutup ada di angka 9 dan 0 dengan Shift kiri. Tanda petik ada di tombol sebelah kanan titik koma, juga dengan Shift kiri. Kurung buka menempel pada kata sesudahnya, sedangkan kurung tutup dan tanda petik penutup menempel pada kata sebelumnya.
| Tanda | Contoh |
|---|---|
| Titik koma | kas dihitung; laci dikunci; lampu dimatikan |
| Kurung | berkas (dua map) diterima |
| Petik | ia berkata, "Sudah lengkap." |
| Tanda hubung | bolak-balik, kira-kira |