Materi
Microsoft menyebut konteks sebagai salah satu konsep DAX terpenting. Konteks filter adalah satu atau lebih filter yang menentukan hasil sebuah perhitungan. Konteks itu terbentuk dari bidang yang ditaruh di visual: saat ukuran Total Penjualan ditaruh di tabel dengan baris Cabang, sel Bantul dihitung dalam konteks Cabang = Bantul. Slicer dan relasi ikut menambah filter.
CALCULATE menghitung sebuah ekspresi dalam konteks filter yang diubah. Untuk setiap filter yang ditulis, ada dua kemungkinan. Bila kolomnya belum ada di konteks, filter baru ditambahkan. Bila kolomnya sudah ada, filter lama ditimpa. Akibatnya, ukuran Penjualan Minuman di tabel berbaris Cabang memberi penjualan minuman tiap cabang, tetapi di tabel berbaris Kategori, baris Bahan kue pun menampilkan angka minuman, karena filter Kategori = Bahan kue ditimpa.
Total Penjualan = SUM(Penjualan[Nilai])
Penjualan Minuman = CALCULATE([Total Penjualan], Produk[Kategori] = "Minuman")
Porsi Cabang = DIVIDE([Total Penjualan], CALCULATE([Total Penjualan], ALL(Cabang)))ALL mengabaikan filter pada tabel atau kolom yang disebut. Di dalam CALCULATE, ALL(Cabang) membuat penyebut Porsi Cabang selalu total semua cabang, sehingga setiap baris menunjukkan bagiannya dari keseluruhan. Di lembar kerja, padanannya adalah SUMIFS bersyarat cabang untuk konteks baris, satu syarat tambahan untuk filter CALCULATE, dan SUM seluruh kolom untuk ALL.