Materi
for mengulang blok yang sama untuk setiap isi list, satu per satu. Nama setelah for adalah variabel yang berganti isi di setiap putaran. Setelah isi terakhir, perulangan berhenti.
Kenapa perlu? Tanpa for, memeriksa seratus nilai berarti menulis seratus baris. Dengan for, cukup satu blok.
nilai = [80, 65, 90, 55]
lulus = []
for n in nilai:
if n >= 70:
lulus.append(n)
print(lulus) # [80, 90]
print(len(lulus)) # 2Contoh ini memakai pola penampung, dalam tiga langkah. Pertama, siapkan penampung sebelum for: 0 untuk menjumlah, list kosong untuk mengumpulkan. Kedua, ubah penampung di dalam for. Ketiga, pakai hasilnya setelah for selesai. Di dalam fungsi, return ditulis sejajar dengan for, bukan di dalamnya.
Kalau list-nya kosong, blok for tidak jalan sama sekali. Yang dikembalikan adalah nilai awal penampung. Itu sebabnya nilai awal penting.
jumlah = 0
for huruf in "kopi":
if huruf == "o":
jumlah = jumlah + 1
print(jumlah) # 1for juga bisa berjalan atas teks. Setiap putaran berisi satu karakter. Begitulah cara menghitung kemunculan sebuah huruf.
