Materi
Setiap karakter di teks punya nomor urut, disebut indeks. Indeks dimulai dari 0, bukan 1. Indeks negatif menghitung dari belakang, jadi -1 adalah karakter terakhir.
Kenapa perlu? Banyak kode kantor tersusun rapi, seperti nomor surat atau tanggal. Dengan indeks, kamu bisa mengambil tahunnya atau nomornya saja.
nomor = "SJ/2025/00317"
print(nomor[0]) # S
print(nomor[0:2]) # SJ
print(nomor[3:7]) # 2025
print(nomor[-5:]) # 00317Hitung dari kiri: S di indeks 0, J di 1, garis miring di 2, dan tahun mulai di 3. teks[a:b] mengambil potongan dari indeks a sampai sebelum b. Indeks b sendiri tidak ikut. Tahun 2025 ada di indeks 3 sampai 6, jadi ditulis [3:7]. Batas yang dikosongkan berarti sampai ujung: [:2] dari awal, [-5:] sampai akhir.
Hasil potongan tetap teks. Ubah dengan int kalau angkanya mau dihitung, misalnya int("00317") menjadi 317. Untuk kode yang panjangnya berubah-ubah, pakai split dengan tanda pemisahnya.
Ada bentuk ketiga: teks[a:b:c], dengan c sebagai langkah. Langkah 2 mengambil setiap karakter kedua. Langkah -1 membaca dari belakang, jadi teks[::-1] membalik teks. Batas negatif juga boleh: [:-2] berarti semua kecuali dua karakter terakhir.
