Ujian & belajarLatihan soal penalaran tes kerja
Ujian Nasional 2027 Ada Lagi? Faktanya: TKA SD & SMP, Jadwal, dan Latihannya
Ujian Nasional 2027 tidak ada per 2 November 2026. Yang diselenggarakan adalah Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk kelas 6 SD dan kelas 9 SMP: tidak wajib, tidak menentukan kelulusan, dan nilainya dipakai di SPMB jalur prestasi. Artikel ini merangkum perbedaan UN, Asesmen Nasional, dan TKA, format dan materi tesnya, kategori nilai, jadwal, serta cara berlatih.

Tidak ada Ujian Nasional 2027 per 2 November 2026. Kemendikdasmen belum mengumumkan Ujian Nasional untuk 2027; yang diselenggarakan adalah Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk murid kelas 6 SD dan kelas 9 SMP, berisi Matematika dan Bahasa Indonesia. Menurut Permendikdasmen 9/2025, TKA "dapat diikuti" murid, jadi tidak wajib, dan kerangka asesmennya menegaskan TKA bukan penentu kelulusan. Nilainya bisa menjadi syarat SPMB jalur prestasi ke SMP dan SMA/SMK. Penilaian redaksi di artikel ini berdasarkan sumber yang dicantumkan di bagian akhir.
UN, Asesmen Nasional, dan TKA: apa bedanya
Ujian Nasional terakhir diadakan 2019; UN 2020 dibatalkan karena pandemi, dan sejak 2021 posisinya sebagai evaluasi nasional digantikan Asesmen Nasional (AN). TKA punya fungsi lain: mengukur capaian akademik tiap murid. TKA SMA/SMK dimulai 2025, sedangkan TKA SD dan SMP pertama kali diadakan April 2026, dan untuk SD dan SMP keduanya dilaksanakan bersamaan, dan menurut Kepmendikdasmen 56/2026 peserta TKA sekaligus menjadi peserta AN.
| Ujian Nasional (UN) | Asesmen Nasional (AN) | TKA SD dan SMP | |
|---|---|---|---|
| Status | Tidak diadakan sejak 2020 | Berjalan, digabung dengan TKA sejak 2026 | Pertama kali diadakan April 2026 |
| Tujuan | Evaluasi capaian murid di akhir jenjang | Evaluasi mutu sistem pendidikan dan sekolah | Informasi capaian akademik tiap murid yang terstandar |
| Peserta | Semua murid kelas akhir | Murid, pendidik, dan kepala sekolah; untuk murid kini sama dengan peserta TKA | Murid kelas 6 SD/MI dan kelas 9 SMP/MTs, termasuk Paket A/B dan sekolah rumah |
| Wajib? | Ya | Diikuti sekolah sebagai evaluasi sistem | Tidak; peraturannya memakai kata "dapat diikuti" |
| Menentukan kelulusan? | Pernah ikut menentukan; sejak 2015 tidak lagi | Tidak; hasilnya untuk sekolah, bukan rapor murid | Tidak; kelulusan tetap kewenangan guru dan sekolah |
| Isi | Beberapa mata pelajaran | Literasi membaca, numerasi, survei karakter, survei lingkungan belajar | Matematika (termasuk numerasi) dan Bahasa Indonesia (termasuk literasi membaca) |
Format TKA SD dan SMP
Format SD dan SMP sama. Kepmendikdasmen 56/2026 menetapkan dua hari tes: hari pertama Matematika lalu survei karakter, hari kedua Bahasa Indonesia lalu survei lingkungan belajar, masing-masing 75 menit untuk mata ujinya. Jumlah 30 soal per mata pelajaran tidak tercantum di teks peraturan yang kami baca; angka itu dilaporkan Medcom (5 April 2026) dari Instagram resmi @litbangdikbud, dengan 21 soal disusun pusat dan 9 soal disusun daerah.
| Mata uji | Soal | Waktu | Hari |
|---|---|---|---|
| Matematika | 30 | 75 menit | Hari pertama |
| Bahasa Indonesia | 30 | 75 menit | Hari kedua |
Kerangka asesmen BSKAP memakai tiga bentuk soal, semuanya memilih jawaban. Tidak ada soal isian atau uraian.
- Pilihan ganda sederhana: hanya satu jawaban benar.
- Pilihan ganda kompleks MCMA (multiple choice multiple answers): bisa lebih dari satu jawaban benar, dan peserta memilih semua yang dianggap benar.
- Pilihan ganda kompleks kategori: beberapa pernyataan yang masing-masing harus direspons, misalnya benar atau salah, sesuai atau tidak sesuai.
Kerangka yang sama membedakan soal tunggal dan soal grup, yaitu beberapa soal yang mengacu pada satu teks atau satu gambar. Proporsi ketiga bentuk tidak diumumkan.
Materi Matematika SD dan SMP
Matematika SD menguji bilangan, geometri dan pengukuran, dan data. Tidak ada elemen aljabar dan peluang di SD. Matematika SMP menguji bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, dan data dan peluang. Di kedua jenjang soal diukur pada tiga level: pengetahuan dan pemahaman, aplikasi, dan penalaran, dalam konteks matematika maupun keseharian.
| Elemen | SD (kelas 6) | SMP (kelas 9) |
|---|---|---|
| Bilangan | Pecahan senilai, membandingkan dan mengurutkan pecahan, pecahan-desimal-persen, empat operasi bilangan cacah dan pecahan, kelipatan, faktor, KPK, dan FPB | Bilangan rasional, berpangkat bulat, bentuk akar, dan notasi ilmiah; estimasi; faktorisasi prima; rasio (skala, proporsi, laju); perbandingan senilai dan berbalik nilai |
| Aljabar | Tidak diujikan | Persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, SPLDV, bentuk aljabar, relasi dan fungsi, barisan dan deret berhingga |
| Geometri dan pengukuran | Bangun datar dan bangun ruang (kubus, balok, gabungannya), tampak depan-atas-samping, satuan panjang, volume, berat, dan waktu, kecepatan, keliling, luas, volume, besar sudut, penaksiran ukuran | Sudut pada garis sejajar dan segitiga, teorema Pythagoras, kekongruenan dan kesebangunan, jaring-jaring bangun ruang, transformasi, keliling dan luas termasuk lingkaran, volume prisma, limas, dan bola |
| Data (dan peluang di SMP) | Piktogram, diagram batang, tabel frekuensi, mengambil informasi dari data | Diagram garis dan lingkaran, mean, median, modus, jangkauan, membandingkan kelompok data, peluang kejadian tunggal |
Materi Bahasa Indonesia SD dan SMP
Bahasa Indonesia hanya menguji membaca, pada dua jenis teks: teks informasi dan teks fiksi. Panjang teks SD 150–200 kata dan SMP 200–250 kata, kecuali puisi. Tiga kompetensinya: pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, dan evaluasi dan apresiasi.
- Pemahaman tekstual: mengenali kosakata umum dan khusus, menemukan informasi tersurat, dan menyusun ulang isi teks menjadi ikhtisar atau bagan.
- Pemahaman inferensial: menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, amanat, tokoh, dan peristiwa, menangkap perubahan pada tokoh atau latar, dan menjelaskan makna ungkapan.
- Evaluasi dan apresiasi: menilai kaitan isi teks dengan kehidupan sehari-hari, menilai kesesuaian antarinformasi dalam teks, dan menanggapi unsur teks fiksi.
Nilai dan kategori TKA
Menurut Kepmendikdasmen 56/2026, nilai TKA SD dan SMP berskala 0–100 per mata pelajaran, dengan kategori Baik, Memadai, dan Kurang, serta predikat Istimewa untuk nilai 95 ke atas. Batas kategorinya diumumkan Kepala Pusmendik Rahmawati saat rilis hasil TKA 2026 (detikEdu, 26 Mei 2026):
| Kategori | Rentang nilai |
|---|---|
| Kurang | Di bawah 50 |
| Memadai | 50 sampai di bawah 76,67 |
| Baik | 76,67 ke atas |
| Predikat Istimewa | 95 ke atas |
Rerata nasional TKA 2026 (Kompas.com, 26 Mei 2026, dari data Kemendikdasmen): Matematika SD 43,41 dan SMP 40,34; Bahasa Indonesia SD 60,14 dan SMP 60,83. Artinya rata-rata murid berada di kategori Kurang untuk Matematika dan Memadai untuk Bahasa Indonesia. Nilai di atas rerata itu sudah lebih baik dari kebanyakan peserta, dan nilai 76,67 ke atas masuk kategori Baik.
Jadwal TKA SD dan SMP: 2026 resmi, 2027 perkiraan
| Tahapan | 2026 (resmi) | 2027 (perkiraan) |
|---|---|---|
| TKA SMP/MTs | 6–16 April 2026 | 5–16 April 2027 |
| TKA SD/MI | 20–30 April 2026 | 19–30 April 2027 |
| TKA susulan | 11–17 Mei 2026 | Belum ada |
| Pengumuman hasil | 26 Mei 2026 | Belum ada |
Jadwal 2026 mengikuti jadwal Kemendikdasmen yang dikutip RRI (28 Januari 2026), dan hasilnya dirilis 26 Mei 2026. Kolom 2027 bukan pengumuman Pusmendik: tanggal itu diambil dari kalender pendidikan 2026/2027 beberapa daerah di Jawa Barat, misalnya Kota Bogor dan Kabupaten Tasikmalaya, yang menandainya sebagai perkiraan. Daerah lain bisa berbeda; kalender Kepulauan Riau, misalnya, membagi TKA SD 2027 menjadi dua gelombang. Hari dan sesi tiap murid ditentukan sekolah, jadi tanyakan jadwal pastinya ke wali kelas.
Dipakai untuk apa: SPMB jalur prestasi
Permendikdasmen 9/2025 Pasal 13 menyebut hasil TKA SD dapat menjadi salah satu syarat seleksi penerimaan murid baru SMP jalur prestasi, dan hasil TKA SMP untuk SMA/SMK jalur prestasi. Cara pakai dan bobotnya ditetapkan petunjuk teknis SPMB tiap pemerintah daerah, sehingga tidak sama di semua tempat. Ada daerah yang menggabungkan nilai TKA dengan nilai rapor; ada juga yang memakai TKA tanpa rapor, misalnya SPMB SMP Kota Surakarta 2026 (RRI, 6 Mei 2026). Menurut JPNN (22 Mei 2026), Kemendikdasmen membiarkan perbedaan bobot ini selama tidak mencederai keadilan. Cek juknis SPMB di daerahmu sebelum menentukan target nilai.
Cara berlatih TKA SD dan SMP gratis
KelasGratis punya TKA SD dan TKA SMP, masing-masing 2 paket. Tiap paket berisi 30 soal Matematika dan 30 soal Bahasa Indonesia dengan waktu 75 menit per mata pelajaran, memakai ketiga bentuk soal (21 pilihan ganda, 5 MCMA, dan 4 soal kategori per mata pelajaran), dan memberi pembahasan tiap soal. Proporsi itu pilihan kami, bukan proporsi resmi. Soal kompleks dinilai benar bila seluruh pilihannya tepat, jadi jangan berhenti setelah menemukan satu jawaban yang benar.
- Kerjakan paket 1 dengan waktu penuh tanpa membuka catatan, lalu lihat elemen mana yang paling banyak salah.
- Pelajari elemen terlemah lewat kelas gratis yang sesuai, misalnya Bilangan dan Operasi, Geometri Dasar, atau Literasi Membaca.
- Satu sampai dua pekan kemudian, kerjakan paket 2 dan bandingkan nilainya dengan paket 1.
- Untuk Bahasa Indonesia, biasakan membaca satu teks informasi dan satu cerita pendek per hari, lalu tulis ide pokoknya dalam satu kalimat.
Simulasi kami bukan tryout resmi dan nilainya bukan nilai resmi. Daftar perbedaannya dengan TKA asli tercantum di halaman tiap simulasi, dan contoh soal resmi untuk ketiga bentuk ada di kerangka asesmen BSKAP yang tercantum di bagian sumber.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah Ujian Nasional diadakan lagi?
Tidak per 2 November 2026. UN tidak diadakan sejak 2020, dan tidak ada pengumuman UN 2027. Yang diselenggarakan Kemendikdasmen adalah Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK, yang tidak menentukan kelulusan.
Apakah TKA wajib?
Tidak. Permendikdasmen 9/2025 menyebut TKA dapat diikuti murid, dan kerangka asesmennya menegaskan TKA bukan penentu kelulusan. Namun di banyak daerah nilai TKA menjadi syarat SPMB jalur prestasi, jadi murid yang ingin memakai jalur itu perlu ikut.
Berapa soal TKA SMP?
30 soal Matematika dan 30 soal Bahasa Indonesia, masing-masing 75 menit pada hari yang berbeda. Durasi tercantum di Kepmendikdasmen 56/2026; jumlah soal dilaporkan Medcom (5 April 2026) dari Instagram resmi Kemendikdasmen. TKA SD punya jumlah soal dan waktu yang sama.
Nilai TKA berapa yang bagus?
Nilai 76,67 ke atas masuk kategori Baik, dan 95 ke atas mendapat predikat Istimewa. Sebagai pembanding, rerata nasional TKA 2026 untuk Matematika sekitar 40–43 dan Bahasa Indonesia sekitar 60, jadi nilai di atas rerata itu sudah lebih tinggi dari kebanyakan peserta.
Kapan TKA SD 2027?
Belum diumumkan resmi per 2 November 2026. Beberapa kalender pendidikan daerah di Jawa Barat memperkirakan TKA SD 19–30 April 2027 dan TKA SMP 5–16 April 2027. Pada 2026 TKA SD berlangsung 20–30 April.
Di mana latihan TKA SD/SMP gratis?
Di menu Simulasi KelasGratis, bagian Ujian Nasional (TKA SD & SMP): masing-masing 2 paket berisi Matematika dan Bahasa Indonesia dengan tiga bentuk soal dan pembahasan. Contoh soal resmi ada di kerangka asesmen BSKAP 047/H/AN/2025 dari Pusmendik.
Lanjut dari sini
Sumber (8)
- JDIH BPK — Permendikdasmen 9/2025 tentang Tes Kemampuan Akademik (peserta, mata uji, pemakaian hasil untuk SPMB jalur prestasi) peraturan.bpk.go.id
- Pusmendik — Peraturan Kepala BSKAP 047/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA SD dan SMP (bentuk soal, elemen, kompetensi, panjang teks, contoh soal) pusmendik.kemendikdasmen.go.id
- Pusmendik — Keputusan Mendikdasmen 56/2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan TKA dan AN (urutan hari, 75 menit per mata uji, nilai 0–100, kategori dan predikat Istimewa) pusmendik.kemendikdasmen.go.id
- RRI, 28 Januari 2026 — Rincian jadwal pelaksanaan TKA 2026 SD-SMP (dari laman Kemendikdasmen) rri.co.id
- Medcom, 5 April 2026 — Jumlah soal TKA SMP 2026 (30 soal per mapel, 21 pusat dan 9 daerah) medcom.id
- detikEdu, 26 Mei 2026 — Hasil TKA SD/SMP 2026 dan batas kategori nilai (Kapusmendik) detik.com
- Kompas.com, 26 Mei 2026 — Rerata nilai TKA SD/SMP 2026 edukasi.kompas.com
- RRI Surakarta, 6 Mei 2026 — SPMB SMP Solo 2026: jalur prestasi memakai nilai TKA, rapor tidak dipakai rri.co.id
