CV & lamaran
CV untuk pindah peran atau bidang kerja
Fase pertama memetakan pengalaman lama ke syarat lowongan baru, fase kedua menulis ulang butir CV yang menonjolkan keterampilan yang terbawa.
- Bentuk: Dua fase
- 2 langkah
- 3 isian
Untuk: Karyawan yang ingin pindah peran, misalnya dari kasir ke admin atau dari guru ke desain pembelajaran, dan merasa pengalamannya tidak nyambung. · Diperbarui
Prompt siap salin
Kirim berurutan dalam satu percakapan, satu pesan per langkah, dan baca jawabannya sebelum lanjut.
Fase 1 — peta keterampilan
Saya ingin melamar sebagai {{posisi tujuan}}. Ini iklan lowongannya: """ {{tempel iklan lowongan}} """ Ini pengalaman kerja saya sekarang: """ {{tempel pengalaman, tugas, dan pencapaian}} """ Jangan menulis CV dulu. Buat tabel: Syarat lowongan | Pengalaman saya yang relevan | Bukti atau angka yang saya punya | Celah yang belum tertutup. Jangan mengarang pengalaman, sertifikat, atau angka yang tidak saya tulis.Fase 2 — butir CV
Kirim setelah tabel fase 1 kamu periksa dan lengkapi.
Dari tabel tadi, tulis ulang 5–7 butir pengalaman CV dengan pola kata kerja + tugas + hasil, memakai istilah yang dipakai iklan lowongan bila memang sesuai dengan pengalaman saya. Untuk tiap celah, beri satu cara menutupnya dalam tiga bulan, misalnya kelas atau proyek kecil yang bisa masuk portofolio.
Bedah prompt: kenapa ini bekerja
Tiap potongan di bawah dikutip persis dari prompt di atas.
Jangan menulis CV dulu. Buat tabel
Memetakan keterampilan lebih dulu memastikan CV menonjolkan yang terbawa ke peran baru, bukan sekadar menyalin tugas lama.
Celah yang belum tertutup
Mengakui celah sejak awal membuat rencana belajar konkret, bukan CV yang melebih-lebihkan kemampuan.
bila memang sesuai dengan pengalaman saya
Istilah lowongan membantu lolos penyaringan ATS, tetapi hanya boleh dipakai untuk pengalaman yang benar-benar ada.
kata kerja + tugas + hasil
Pola ini membuat butir CV menunjukkan dampak, bukan sekadar daftar tanggung jawab yang mirip di semua pelamar.
Kalau jawabannya belum pas
Kirim di percakapan yang sama. Perintah yang spesifik jauh lebih efektif daripada "perbaiki lagi".
Perlu surat lamaran juga
Dari tabel dan butir CV tadi, tulis paragraf pembuka surat lamaran yang menjelaskan alasan pindah peran dalam tiga kalimat, tanpa mengarang motivasi yang tidak saya sebut.
Kelas terkait
- CV & Resume yang DilirikKonsep kerja: menyusun CV dan resume sampai berkas lolos penyaringan dan diundang wawancara — anatomi, butir pencapaian terukur, kata kunci lowongan, dan format ramah mesin pelacak. Menaikkan peluang, bukan menjamin diterima.
- Cepat Menguasai Skill BaruKerangka dari The First 20 Hours (Josh Kaufman) dan Hidden Potential (Adam Grant), diuji silang dengan riset latihan terarah: urai keterampilan, berlatih terarah dengan umpan balik cepat, lalu susun rencana 20 jam pertamamu.
Prompt lain di CV & lamaran
- Ubah tugas harian jadi poin pengalaman CV yang berdampakWawancara balik · AI menggali angka dan hasil kerjamu lewat pertanyaan dulu, baru menulis poin CV dengan rumus aksi + hasil.
- Cocokkan CV dengan lowongan (ramah ATS)Terstruktur · Membandingkan CV dengan deskripsi pekerjaan: kata kunci yang hilang, bagian yang lemah, dan saran perbaikan.
- Surat lamaran kerja yang tidak generikDengan contoh · Contoh pembuka yang generik dan yang kuat membuat AI menulis surat yang langsung relevan bagi perusahaan.
- Email lamaran kerja yang singkat dan rapiIsian formulir · Isi formulir singkat dari lowongan, lalu dapat subjek, isi email, nama berkas, dan daftar periksa sebelum kirim.