Materi
Harga jual dan tagihan hasil perhitungan (markup, diskon, pembagian) sering berakhir dengan pecahan seperti Rp16.665,75. Untuk daftar harga, nominal dibulatkan ke ratusan atau ribuan. ROUND dengan jumlah digit negatif membulatkan di kiri koma: -2 ke ratusan, -3 ke ribuan. ROUNDUP dan ROUNDDOWN memakai argumen yang sama tetapi selalu ke atas atau ke bawah.
MROUND(angka, kelipatan) membulatkan ke kelipatan terdekat, dipakai bila pembayaran tunai hanya memakai pecahan tertentu, misalnya kelipatan Rp500. Contoh harga parkir hasil hitungan Rp7.260:
=ROUND(7260,-2) → 7.300
=ROUND(7260,-3) → 7.000
=ROUNDUP(7260,-3) → 8.000
=MROUND(7260,500) → 7.500Pembulatan mengubah nilai, bukan hanya tampilan. Format angka tanpa desimal hanya menyembunyikan pecahan; saat dijumlahkan, pecahan itu tetap ikut dihitung.
ROUNDDOWN memotong ke arah nol, jadi angka positif selalu turun. Arah pembulatan ditentukan aturan yang berlaku, bukan selera: angsuran yang dipotong ke bawah menyisakan pokok yang tidak lunas, sedangkan plafon kredit dibulatkan ke kelipatan yang disepakati bank. Tulis arah pembulatan di judul kolomnya supaya pemeriksa laporan tahu angka mana yang sudah dibulatkan.