Materi
SORT(rentang, kolom, urutan) mengembalikan salinan rentang yang terurut; urutan 1 naik, -1 turun. UNIQUE(rentang) mengembalikan nilai tanpa duplikat. Keduanya dipakai ketika laporan butuh daftar cabang, produk, atau pelanggan yang selalu mengikuti data terbaru tanpa disalin ulang. Keduanya rumus larik: hasilnya tumpah (spill) ke sel-sel di bawahnya, cukup ditulis di satu sel.
Contoh dengan daftar hadir rapat di A2:C60 (nama, unit, jam datang): daftar unit yang hadir, terurut abjad, dan seluruh tabel diurutkan dari jam datang paling awal:
=SORT(UNIQUE(B2:B60))
=SORT(A2:C60,3,1)Data asli tidak berubah; yang terurut hanya salinan di tempat rumus ditulis.
Argumen kedua SORT adalah nomor kolom di dalam rentang, bukan huruf kolom di lembar: pada SORT(A2:C7,3,-1) angka 3 menunjuk kolom ketiga rentang itu, yaitu kolom C. Mengurutkan seluruh tabel menjaga tiap baris tetap utuh, berbeda dengan mengurutkan satu kolom saja yang memutus pasangan nama dan angkanya. Untuk teks, urutan 1 berarti A ke Z dan -1 berarti Z ke A.
Contoh langkah demi langkah dengan daftar nilai ujian di A2:D30 (nama, kelas, nilai teori, nilai praktik), diurutkan dari nilai praktik tertinggi. Langkah pertama memilih rentang data: A2:D30, mulai baris 2 karena baris 1 berisi judul kolom. Langkah kedua menghitung posisi kolom praktik di dalam rentang: A pertama, B kedua, C ketiga, D keempat, jadi angkanya 4. Langkah ketiga memilih arah: tertinggi dulu berarti -1. Untuk daftar kelas tanpa duplikat yang terurut, UNIQUE ditulis di dalam dan SORT membungkusnya:
=SORT(A2:D30,4,-1)
=SORT(UNIQUE(B2:B30))