Lompat ke konten utama
←

Fisika Dasar

Pelajaran 14 dari 16

Fluida dan listrik dasar

Arus, tegangan, hambatan, dan hukum Ohm

Setelah pelajaran ini kamu bisa menghitung arus dari muatan dan waktu, serta memakai hukum Ohm untuk mencari tegangan, arus, atau hambatan.

±13 menitDiperiksa 27 Sep 2026

Materi

Arus listrik adalah laju aliran muatan, I = Q ÷ t. Satuannya ampere, salah satu dari tujuh satuan dasar SI; satu ampere berarti satu coulomb muatan melewati suatu penampang setiap sekon. Tegangan, atau beda potensial, adalah energi per satuan muatan antara dua titik, dengan satuan volt; NIST menuliskan 1 V = 1 W/A. Hambatan menyatakan seberapa kuat sebuah komponen menahan arus, dengan satuan ohm (Ω), 1 Ω = 1 V/A.

Hukum Ohm menghubungkan ketiganya: I = V ÷ R, atau V = I × R. Untuk hambatan yang mengikuti hukum Ohm, arus naik dua kali bila tegangan dinaikkan dua kali, dan turun setengahnya bila hambatan dinaikkan dua kali. Rumus yang sama dapat disusun ulang untuk mencari besaran mana pun yang belum diketahui: R = V ÷ I.

Contoh, langkah demi langkah. Lampu kendaraan 12 V dialiri arus 0,5 A. Langkah pertama, tuliskan R = V ÷ I. Langkah kedua, R = 12 ÷ 0,5 = 24 Ω. Contoh arus: muatan 60 C yang lewat dalam 30 s berarti arusnya 60 ÷ 30 = 2 A.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Muatan 90 C melewati sebuah kabel dalam 45 s. Berapa ampere arusnya?

Latihan 2 dari 3

Resistor 220 Ω dialiri arus 50 mA. Berapa volt tegangan di antara kedua ujungnya?

Latihan 3 dari 3

Pada sebuah rangkaian, tegangan sumber dinaikkan dari 6 V menjadi 12 V dan resistor 10 Ω diganti resistor 20 Ω. Apa yang terjadi pada arusnya?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke