Materi
Arus listrik adalah laju aliran muatan, I = Q ÷ t. Satuannya ampere, salah satu dari tujuh satuan dasar SI; satu ampere berarti satu coulomb muatan melewati suatu penampang setiap sekon. Tegangan, atau beda potensial, adalah energi per satuan muatan antara dua titik, dengan satuan volt; NIST menuliskan 1 V = 1 W/A. Hambatan menyatakan seberapa kuat sebuah komponen menahan arus, dengan satuan ohm (Ω), 1 Ω = 1 V/A.
Hukum Ohm menghubungkan ketiganya: I = V ÷ R, atau V = I × R. Untuk hambatan yang mengikuti hukum Ohm, arus naik dua kali bila tegangan dinaikkan dua kali, dan turun setengahnya bila hambatan dinaikkan dua kali. Rumus yang sama dapat disusun ulang untuk mencari besaran mana pun yang belum diketahui: R = V ÷ I.
Contoh, langkah demi langkah. Lampu kendaraan 12 V dialiri arus 0,5 A. Langkah pertama, tuliskan R = V ÷ I. Langkah kedua, R = 12 ÷ 0,5 = 24 Ω. Contoh arus: muatan 60 C yang lewat dalam 30 s berarti arusnya 60 ÷ 30 = 2 A.