Materi
Keamanan informasi dinilai dengan tiga prinsip: kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability). Ketiganya dipakai untuk menjawab satu pertanyaan setiap kali terjadi sesuatu pada data: apa yang rusak? NIST CSRC Glossary mendefinisikannya sebagai berikut.
| Prinsip | Definisi NIST | Contoh sehari-hari |
|---|---|---|
| Kerahasiaan | Menjaga pembatasan akses dan pengungkapan informasi yang sah, termasuk cara melindungi privasi seseorang | Foto KTP di galeri ponsel hanya bisa dibuka pemilik ponsel |
| Integritas | Menjaga informasi dari perubahan atau perusakan yang tidak sah, termasuk memastikan keaslian dan nirsangkal | Saldo dompet digital hanya berubah karena transaksi yang kamu setujui |
| Ketersediaan | Memastikan akses dan pemakaian informasi tepat waktu dan dapat diandalkan | Tiket perjalanan di surel bisa dibuka saat kamu tiba di stasiun |
Cara memakainya: ajukan tiga pertanyaan berurutan. Apakah ada orang yang tidak berhak kini bisa membaca data itu? Itu kerahasiaan. Apakah data berubah tanpa izin sehingga tidak lagi bisa dipercaya? Itu integritas. Apakah data atau layanan tidak bisa dipakai saat dibutuhkan? Itu ketersediaan.
Satu kejadian dapat menyentuh lebih dari satu prinsip. Ponsel yang hilang tanpa kunci layar membuat foto dan pesan di dalamnya terbaca penemunya (kerahasiaan), dan pemiliknya kehilangan datanya kalau tidak punya cadangan (ketersediaan). Berkas yang dikunci perangkat pemeras merusak ketersediaan; kalau penyerang menyalinnya lebih dulu, kerahasiaan ikut hilang.