Materi
Kode sekali pakai (one-time password, OTP) adalah angka yang dikirim lewat SMS atau dibuat aplikasi autentikator untuk membuktikan bahwa kamu memegang perangkatmu. Kode itu melindungi akun selama tidak diserahkan ke orang lain. NIST SP 800-63B-4 menyatakan autentikasi OTP tidak tahan phishing, karena kode yang diketik manual tidak terikat ke sesi yang sedang dibuka: siapa pun yang menerimanya dapat langsung memakainya.
Karena itu penipu mengincar orangnya. Apple menjelaskan rekayasa sosial sebagai serangan yang mengandalkan penyamaran, tipu daya, dan manipulasi. Polanya: penipu menelepon dari nomor yang tampak resmi, menyebut data pribadimu agar terdengar sah, mengaku ingin membantu menyelesaikan masalah mendesak, lalu meminta kode, kata sandi, atau pemindahan uang. BSSN mencatat modus serupa lewat panggilan video yang meminta korban menyalakan berbagi layar, sehingga kredensial dan kode OTP yang muncul ikut terlihat pelaku.
Contoh: Bu Sari ditelepon "petugas ekspedisi" yang menyebut alamat rumahnya dengan tepat, lalu meminta kode yang baru masuk "untuk menjadwalkan ulang pengiriman". Alamat yang benar tidak membuktikan apa pun; data itu bisa berasal dari kebocoran. Google menulis agar kode verifikasi tidak pernah dibagikan kepada siapa pun dan bahwa Google tidak menelepon untuk memverifikasi kode. BSSN meminta memakai kanal resmi dan tidak memercayai panggilan dari nomor tak dikenal yang mengaku dari instansi.