Setelah pelajaran ini kamu bisa menggabungkan langkah pemulihan akun, pemeriksaan akses aplikasi, dan pengenalan penipuan dalam satu kejadian.
±21 menit·Diperiksa 27 Sep 2026
Materi
Dimas, mahasiswa di Yogyakarta, mendapati teman-temannya menerima pesan dari akun media sosialnya yang meminta dikirimi pulsa. Surelnya menampilkan pemberitahuan masuk dari perangkat asing, dan kata sandi yang sama ternyata ia pakai untuk surel, media sosial, dan dompet digital. Sehari kemudian seseorang menelepon, mengaku petugas platform, dan menawarkan bantuan pemulihan.
Kisah di halaman CISA tentang autentikasi berfaktor banyak menunjukkan mengapa urutannya penting: akun-akun korban saling tertaut, sehingga penyerang yang menguasai satu pintu masuk, yaitu surelnya, dapat mengambil alih akun lain.
Latihan
0/5 lulus
Misi akhir modul: luluskan minimal 4 dari 5 tugas. Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.
Latihan 1 dari 5
Akun mana yang Dimas amankan lebih dulu?
Latihan 2 dari 5
Penelepon yang mengaku petugas platform meminta kode verifikasi yang baru masuk ke ponsel Dimas "untuk memulihkan akun". Apa tindakan yang sesuai panduan Google dan Apple?
Latihan 3 dari 5
Dimas memakai kata sandi yang sama untuk surel, media sosial, dan dompet digital, sedangkan akun kampusnya memakai kata sandi berbeda. Berapa akun yang kata sandinya harus ia ganti?
Latihan 4 dari 5
Di daftar aplikasi yang punya akses ke akun Google-nya, Dimas menemukan aplikasi kuis kepribadian yang tidak ia kenali. Apa akibat mencabut aksesnya sesuai pusat bantuan Google?
Latihan 5 dari 5
Setelah semua kata sandi diganti, langkah mana yang membuat pencurian kata sandi berikutnya tidak lagi cukup untuk masuk ke akun Dimas?
Catatanmu
Memuat catatan…
tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000
Luluskan minimal 4 dari 5 latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.