Materi
Pendekatan assertion-evidence merangkum satu aturan: tiap slide menyampaikan satu pesan, dan pesan itu ditulis sebagai kalimat lengkap di judul slide. MIT Communication Lab menyebut judul yang kuat berupa kalimat utuh, karena satu pesan memang butuh satu kalimat untuk dinyatakan. Judul berupa frasa topik — misalnya "Hasil" atau "Penjualan" — hanya menamai wilayahnya, tanpa menyatakan apa yang penting darinya.
Setelah pesan slide ditetapkan, MIT Communication Lab meminta pembuat memikirkan bukti apa yang diperlukan untuk menopangnya, baru memilih gambar, grafik, atau data. Isi grafis disebut cara yang paling ringkas dan mudah diingat untuk menyampaikan informasi, asalkan rancangannya cermat. Jadi urutannya pesan dulu, bukti kemudian — bukan menempelkan grafik yang kebetulan ada lalu mencari judulnya.
Satu slide satu pesan juga membatasi isi. MIT Communication Lab meminta tiap slide memuat satu gagasan agar audiens mudah mengikuti alur argumen. Bila satu slide memuat dua pesan berbeda, pesannya dipecah menjadi dua slide. Penelitian assertion-evidence Penn State mengaitkan struktur satu-pesan-per-slide ini dengan pemahaman yang lebih utuh dan daya ingat yang lebih kuat.