Materi
Buku Sosiologi Kelas XI membedakan tiga hal yang sering tertukar. Persaingan berlangsung menurut aturan dan sportivitas. Konflik adalah benturan kepentingan ketika tiap pihak berusaha mencapai tujuannya, termasuk dengan menjatuhkan lawan. Kekerasan, menurut Johan Galtung, adalah menekan lawan secara fisik, verbal, atau psikologis; kekerasan didahului konflik, tetapi konflik tidak selalu berujung kekerasan. Konflik vertikal terjadi antarpihak berkedudukan berbeda, seperti buruh dan pemilik modal; konflik horizontal terjadi antarpihak sejajar, seperti antarsuku.
Buku itu menyusun penanganan konflik dari pendekatan kepentingan ke pendekatan hak: dialog, pertemuan dengan pihak ketiga netral yang membantu memetakan masalah, negosiasi langsung antarpihak, mediasi (pihak ketiga aktif mengarahkan kesepakatan), arbitrase (pihak ketiga memutuskan dan para pihak wajib menerimanya), dan adjudikasi (pihak berwenang penuh memberi putusan hukum, seperti pengadilan). Lewis Coser mencatat konflik juga bisa berdampak positif, misalnya mempererat persatuan di dalam kelompok.
Bab Membangun Harmoni Sosial memuat tiga prinsip: integrasi (penyatuan unsur masyarakat menjadi satu kesatuan), inklusi (kelompok rentan memperoleh peluang dan sumber daya untuk berpartisipasi penuh), dan kohesi (rasa saling memiliki dan percaya).