Lompat ke konten utama
←

Sosiologi Dasar

Pelajaran 2 dari 16

Sosiologi sebagai ilmu dan penelitian sosial

Tokoh awal dan tiga perspektif sosiologi

Setelah pelajaran ini kamu bisa mengaitkan tokoh awal sosiologi dengan gagasannya dan menggolongkan sebuah penjelasan ke fungsionalisme struktural, teori konflik, atau interaksionisme simbolik.

±13 menitDiperiksa 23 Okt 2026

Latihan di pelajaran ini butuh akun gratis. Progres, kode, dan catatanmu hanya tersimpan di browser ini. Masuk untuk menyimpannya

Materi

OpenStax Bagian 1.2 menelusuri akar sosiologi. Pada abad ke-14 Ibnu Khaldun dari Tunisia membandingkan kehidupan suku nomaden dengan masyarakat menetap dan mengaitkan kepaduan suku dengan kekuasaannya. Auguste Comte memperkenalkan kembali istilah sosiologi pada 1838, setelah Emmanuel Sieyès menuliskannya pertama kali pada 1780, dan yakin masyarakat dapat dipelajari dengan metode ilmu alam (positivisme). Karl Marx melihat perubahan masyarakat lahir dari pertentangan kelas. Émile Durkheim menyatakan sosiolog meneliti fakta sosial yang objektif. Max Weber memperkenalkan verstehen: memahami tindakan dari sudut pandang orang dalam.

Bagian 1.3 menyebut tiga paradigma yang mendominasi. Fungsionalisme struktural memandang masyarakat sebagai bagian-bagian yang saling terkait, masing-masing memenuhi kebutuhan sosial. Teori konflik memandang masyarakat sebagai persaingan memperebutkan sumber daya terbatas, sehingga lembaga sosial mencerminkan ketimpangan. Interaksionisme simbolik bekerja di tingkat mikro: orang memberi makna pada sesuatu lewat interaksi dan simbol, lalu bertindak berdasarkan makna itu.

Robert Merton, tokoh fungsionalis, membedakan fungsi manifes (akibat yang dituju), fungsi laten (akibat yang tidak dituju), dan disfungsi (akibat yang mengganggu jalannya masyarakat).

PerspektifTingkatPertanyaan khas tentang arisan RT (karangan)
Fungsionalisme strukturalMakroKebutuhan apa yang dipenuhi arisan bagi warga?
Teori konflikMakroSiapa yang menguasai uang arisan, dan siapa yang dirugikan?
Interaksionisme simbolikMikroApa arti datang ke arisan bagi tiap anggota?

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Seorang sosiolog meneliti pasar tradisional di Solo dan menyimpulkan bahwa pedagang besar menguasai lapak strategis lewat kedekatan dengan pengelola, sedangkan pedagang kecil terdesak ke lorong belakang. Penjelasan itu paling dekat dengan perspektif…

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Program makan siang di sebuah sekolah bertujuan memenuhi gizi siswa. Ternyata program itu juga membuat siswa dari kelas berbeda makan bersama dan saling mengenal. Dalam istilah Merton, akibat kedua itu adalah…

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Seorang peneliti mewawancarai pedagang angkringan di Yogyakarta untuk memahami alasan mereka tetap berjualan hingga dini hari dari sudut pandang pedagang sendiri. Pendekatan itu paling dekat dengan gagasan tokoh…

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke

Tampilkan 1 lagi