Materi
SKU (stockkeeping unit) adalah kode yang membedakan barang sampai ke variannya. Dokumentasi Business Central memakai SKU untuk mencatat informasi barang per varian atau per lokasi, sehingga satu nama produk bisa punya beberapa SKU. Kemeja Parang ukuran M dan XL adalah satu produk di etalase, tetapi dua SKU di data: stoknya terpisah, dan harganya boleh berbeda.
Karena itu harga, stok, dan pengiriman dicari memakai SKU, bukan nama produk. Nama ditulis bebas oleh orang: "Kemeja Parang XL", "kemeja parang (XL)", dan "Kmj Parang XL" adalah teks yang berbeda bagi rumus. SKU ditulis persis sama di daftar induk dan di baris pesanan.
| SKU | Nama | Harga |
|---|---|---|
| TAS-ANY-HIT | Tas Anyam Hitam | Rp210.000 |
| TAS-ANY-CRM | Tas Anyam Krem | Rp210.000 |
| DMP-KLT-COK | Dompet Kulit Cokelat | Rp45.000 |
=IFERROR(XLOOKUP("TAS-ANY-MRH",A2:A4,C2:C4),"TIDAK DIKENAL") → TIDAK DIKENALSKU yang tidak ada di daftar induk adalah temuan, bukan angka nol. Bisa jadi salah ketik di listing, varian baru yang belum didaftarkan, atau barang yang sudah dihapus. XLOOKUP mengembalikan #N/A untuk kunci yang tidak ditemukan; IFERROR mengganti galat itu dengan label yang mudah dihitung dan disaring.