Materi
Usaha dagang membeli barang jadi, sehingga biaya barangnya cukup dilihat di faktur. Pabrik mengubah bahan menjadi produk, dan biaya membuat produk itu harus dirakit dari tiga unsur. Bahan baku langsung (BBB) adalah bahan yang biayanya bisa ditelusuri ke tiap produk, misalnya kain untuk kemeja. Biaya tenaga kerja langsung (BTKL) adalah upah orang yang mengerjakan produk dan bisa ditelusuri per produk, misalnya upah penjahit yang dicatat per potong. Biaya overhead pabrik (BOP) adalah semua biaya produksi lain yang tidak layak ditelusuri satu per satu: listrik ruang produksi, gaji mandor, penyusutan mesin, benang dan kancing.
Ketiga unsur itu disebut biaya produksi. Biaya produksi menempel pada produk: selama produk belum terjual, biayanya tersimpan sebagai persediaan di neraca, dan baru menjadi harga pokok penjualan ketika produknya laku. Biaya yang tidak menyangkut pembuatan produk disebut biaya periode, yaitu biaya pemasaran serta administrasi dan umum. Biaya periode langsung dibebankan di periode terjadinya, berapa pun produk yang terjual.
| Pos di pabrik sandal, Tasikmalaya | Golongan |
|---|---|
| Karet lembaran untuk sol | BBB |
| Upah pemotong sol, dicatat per kodi | BTKL |
| Lem dan benang jahit | BOP (bahan tidak langsung) |
| Gaji kepala produksi | BOP (tenaga kerja tidak langsung) |
| Iklan di lokapasar dan gaji kasir toko pabrik | Biaya periode |
Gedung yang dipakai bersama dibagi dengan dasar yang ditetapkan. Bila 70% luas lantai untuk produksi dan 30% untuk kantor, sewa Rp10.000.000 terbagi Rp7.000.000 BOP dan Rp3.000.000 biaya periode.